Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Begini Solusi Cerdas Agar Istrimu Cepat Hamil, Penasaran Ingin Coba?

Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil (Foto: Dok Net/ Istimewa)

Jabodetabek.Id – Apakah kamu pasangan menikah yang ingin cepat mempunyai momongan? Jika jawabnya “Ya”, sebaiknya kamu membaca beberapa tips berikut ini untuk mempercepat kehamilan.

Dalam enam bulan pertama setelah menikah, sekitar 80 persen pasangan yang mencoba untuk hamil akan mengalami kehamilan; pada 12 bulan pertama, sekitar 85 persen bakal hamil.

Tiga tahun selanjutnya, sekitar50 persen dari sisanya yang akan hamil secara spontan. Dan, sisanya, 5–7 persen pasangan tidak hamil setelah 4 tahun menikah, jarang yang akan mengalami kehamilan spontan.

Namun demikian, adakah tips tercepat, seperti cara agar cepat hamil dalam waktu satu pekan?

Jawabannya, semua tetap bergantung pada kondisi masing-masing pasangan. Agar tidak salah menilai, ada baiknya untuk mengetahui situasimu saat ini dengan berbagai cara antara lain:

Pantau Masa Subur Perempuan

Meningkatkan peluang untuk hamil dapat dilakukan dengan memantau masa subur perempuan.

Bila siklus menstruasi kamu berlangsung selama 28 hari, maka biasanya masa ovulasi terjadi pada hari ke-14.

Saat menghitung hari siklus kamu, hari pertama menstruasi dianggap sebagai hari ke-1. Siklus menstruasi biasanya berlangsung antara 26-32 hari.

Jika siklus menstruasimu berada dalam rentang ini, maka masa ovulasi kemungkinan terjadi antara hari ke-12 hingga ke-18.

Sekedar informasi, sel telur bisa bertahan sekitar 12-14 jam. Sementara itu, sperma bisa hidup di dalam tubuh wanita selama 5 hari.

Pastikan keduanya berada di dalam rahim pada waktu yang sama (atau sperma berada di sana sebelum telur) agar meningkatkan potensi terjadinya pembuahan.

Asup Makanan Sehat dan Bergizi

Langkah selanjutnya agar cepat hamil yang kedua yaitu konsumsi makanan yang sehat dan bergizi seperti sayuran hijau, buah-buahan segar, protein rendah lemak, dan lemak sehat. Contohnya, alpukat dan minyak zaitun dapat meningkatkan kesehatan reproduksi.

Mengonsumsi jenis makanan yang tepat dapat mendorong produksi sel telur untuk pembuahan. Pilih produk susu berlemak penuh seperti susu utuh dan yogurt biasa daripada yang rendah lemak.

Kemudian kamu mungkin juga ingin memperbanyak konsumsi telur, kacang-kacangan, dan ikan berlemak seperti ikan kembung dan ikan salmon yang mengandung omega-3.

Omega-3 ini berguna untuk memicu produksi sel telur dan memperlancar aliran darah ke organ reproduksi.

Apalagi, omega-3 merupakan senyawa yang tidak bisa diproduksi oleh tubuhmu sendiri.

Hindari Makanan Olahan an Lemak Trans

Mengonsumsi lemak yang sehat sebenarnya sangat penting untuk meningkatkan kesuburan.

Tetapi, hati-hati saat kamu memilih menu makanan, kamu harus menghindari jenis lauk yang mengandung lemak trans, di mana lemak trans ini seringkali dihubungkan dengan risiko infertilitas ovarium.

Pada umumnya, lemak trans ditemukan dalam minyak sayur, margarin, makanan gorengan, berbagai jenis produk olahan, dan makanan yang dipanggang.

Beberapa dari makanan tersebut memang termasuk makanan yang sering kita makan, ya? Namun, kalau sedang menjalani masa promil, sebaiknya perhatikan juga poin yang satu ini sebagai cara cepat hamil.

Rutin Olahraga

Berolahraga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan kita, tak terkecuali dalam hal kesuburan, terutama bagi mereka yang mengalami obesitas.

Namun, jangan sampai kelewatan ya, karena olahraga intensitas tinggi yang berlebihan sebenarnya telah dikaitkan dengan penurunan kesuburan pada beberapa wanita.

Alasannya, olahraga yang berlebihan justru dapat mengubah keseimbangan energi dalam tubuh dan berdampak negatif pada sistem reproduksi.

Bila kamu berencana untuk meningkatkan aktivitasmu, tambahkan secara bertahap dan pastikan dokter yang mendampingi program hamil juga diberi tahu akan rencana tersebut.

Jaga Berat Tubuh  Ideal

Dalam memperbesar peluangmu, cara agar cepat hamil yang bisa kamu pertimbangkan adalah menjaga berat badan yang sehat.

Seperti, overweight atau underweight, perempuan yang berada di kategori ini cenderung mengalami kesulitan dalam memperoleh kehamilan.

Biasanya, Indeks Massa Tubuh (IMT) antara 20-24 dianggap ideal untuk memperoleh kehamilan.

Walaupun peluang untuk hamil masih mungkin terjadi, hormon berlebih saat overweight yang dihasilkan oleh jaringan lemak mempengaruhi ovulasi dan kehamilan.

Sedangkan, kekurangan berat badan juga berhubungan dengan jumlah produksi estrogen yang lebih sedikit, dan tentunya dapat mempengaruhi kesuburan.

Rutin Cek Kesehatan

Sebelum memulai program hamil, sebaiknya kamu dan pasangan melakukan medical check up ya. Terutama jika sudah terdapat tanda-tanda seperti siklus haid yang tak teratur, usia di atas 35 tahun, serta gaya hidup yang kurang baik, yakni konsumsi rokok dan alkohol.

Terdapat banyak kondisi yang mempengaruhi kesuburan seseorang, misalnya seperti riwayat medis sebelumnya, yang meliputi penyakit kanker serta penyakit menular seksual.

Di samping itu, keguguran dan pekerjaan tertentu yang berpotensi terpapar zat kimia beracun seperti petani, pelukis atau penambang logam juga dapat mempengaruhi risiko penurunan kesuburan.

Kelola Stres dengan Bijak

Stres yang berlebihan, terutama ketika kamu sedang mencoba untuk hamil justru bisa membuat hormonmu berubah dan memberikan sinyal ke tubuh jika sekarang ini bukan waktu yang tepat untuk mempunyai bayi.

Hormon stres atau kortisol inilah yang bisa menyebabkan hubungan antara otak dan indung telur menjadi kacau dan membuat siklus haid jadi tidak teratur.

Terapkan Pola Hidup Sehat

Kemudian yang tidak boleh dilewatkan adalah dengan melihat kembali gaya hidup saat ini.

Pola hidup sehat dapat mempengaruhi kesuburan bagi kamu yang tengah menjalani program hamil.

-Stop Merokok

Merokok dapat mengurangi jumlah sel telur. Berbeda dengan sel sperma yang bisa terus diproduksi, tubuh wanita lahir dengan jumlah sel telur tertentu. Jika sel telur habis, jumlah yang hilang tidak dapat digantikan.

-Hentikan Konsumsi Alkohol dan Kafein Berlebih

Sebagai gantinya perbanyaklah konsumsi serat seperti buah dan sayur. Walaupun para ahli masih memiliki perdebatan terkait korelasi antara kafein dan kesuburan, namun sebaiknya dihindari untuk berjaga-jaga.

-Menu Diet Tinggi

Konsumsi ikan tinggi merkuri, sebaiknya diganti dengan menu diet tinggi protein dari sayuran, kacang-kacangan, dan ikan yang tidak mengandung merkuri.

-Konsumsi Multivitamin dan Mineral untuk Persiapan Kehamilan

Multivitamin persiapan kehamilan yang bisa dikonsumsi sebelum masa kehamilan, adalah jenis suplemen yang dirancang khusus untuk menyediakan segala yang dibutuhkan janin yang sedang berkembang.

Bagi para wanita yang ingin hamil, sebaiknya utamakan multivitamin yang mengandung berbagai jenis vitamin B yang mendukung kesuburan, seperti vitamin B6, B9 (folat) dan B12.

Berikutnya, pastikan juga multivitamin persiapan kehamilan pilihanmu mengandung vitamin C, D dan E yang kaya akan antioksidan sehingga mampu memperkuat sel reproduksi.

Tak hanya vitamin, kebutuhan mineral seperti kalsium, zat besi, dan zinc juga harus dipenuhi, ya, supaya dapat mendukung keseimbangan hormon dan perkembangan janin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *