Jabodetabek.Id – Kebutuhan akan pengadaan seragam batik untuk korporasi, instansi BUMN, kementerian, hingga dinas pemerintahan di wilayah Jabodetabek tercatat meningkat signifikan memasuki kuartal ini.
Banyak manajemen perusahaan dan panitia pengadaan kini mengubah strategi dengan beralih langsung ke produsen tingkat pertama di sentra perbatikan Solo guna menjaga efisiensi anggaran dan akurasi standar mutu.
Tuntutan seragam kerja di era modern tidak hanya bertumpu pada estetika motif nusantara, tetapi juga faktor kenyamanan bahan saat dipakai harian di ruangan kerja maupun mobilitas dinas.
Fenomena ini direspon oleh sentra industri batik di Solo, salah satunya adalah Batik Soehadi. Sebagai spesialis pengadaan seragam batik kantor berskala besar, Batik Soehadi memadukan teknik handprinting presisi tinggi dengan pemilihan material katun adem berstandar prima dan dobby.
Kustomisasi motif—seperti penyematan lambang identitas logo korporat, penyesuaian corporate color, hingga pembuatan desain eksklusif—dapat dieksekusi dengan minimum pemesanan yang fleksibel.
“Banyak mitra perusahaan di area Jakarta dan sekitarnya yang sebelumnya terkendala masalah warna belang antar gulungan kain atau bahan yang gerah saat memesan melalui perantara. Kami membuka jalur langsung dari fasilitas meja cetak kami di Solo, lengkap dengan layanan digital sampling dan pembuatan prototipe sebelum produksi massal,” ujar perwakilan manajemen Batik Soehadi Solo.
Selain menyediakan kain meteran dalam bentuk gulungan (roll), fasilitas terpadu Batik Soehadi Solo juga menyediakan layanan konveksi potong jahit berstandar rapi, memungkinkan instansi menerima baju batik dalam bentuk kemeja pria dan wanita siap pakai.
Bagi instansi maupun korporasi yang ingin berkonsultasi mengenai spesifikasi kain, katalog motif, dan penawaran harga resmi, informasi lengkap dapat diakses melalui portal resmi https://batiksoehadi.com/seragam-batik/kantor/.














Leave a Reply