
Jabodetabek.Id- Nama artis Taiwan, Barbie Hsu tak asing di telinga masyarakat Indonesia berkat karakter Shan Cai di Meteor Garden yang ia perankan.
Meteor Garden populer di Indonesia pada tahun 2000-an, menceritakan kehidupan Shan Cai dari keluarga ekonomi kalangan bawah dan geng F4, mahasiswa populer juga kaya raya di kampus.
Pada Senin, 3 Februari 2025, Barbie Hsu dikabarkan meninggal dunia saat sedang liburan ke Jepang untuk merayakan Imlek.
Kabar duka ini pun telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui adik mendiang, Dee Hsu dan suami mendiang Barbie Hsu, rapper Korea Selatan DJ Koo.
Barbie Hsu meninggal dunia karena pneumonia dari flu
Dee Hsu, adik Barbie Hsu membenarkan kabar meninggalnya sang kakak saat sedang di Jepang.
“Selama liburan kami ke Jepang saat Imlek, kakak terbaik dan tersayang saya meninggalkan kita semua karena pneumonia yang disebabkan oleh flu,” ujar Dee Hsu, adik mendiang, dikutip dari CNA.
“Saya sangat bersyukur telah menjadi saudara perempuannya dalam kehidupan ini dan saya akan menghargai saat-saat kami saling mendukung dan peduli,” imbuhnya.
“Beristirahatlah dengan tenang, saya akan mencintaimu selamanya,” tambahnya.
Bagaimana flu bisa menjadi pneumonia?
Melansir dari Mana Medical Association, bukan flu yang berubah menjadi pneumonia, namun pneumonia bisa berkembang sebagai infeksi bakteri sekunder setelah flu atau pilek.
Pneumonia, infeksi telinga, dan bronkitis semuanya bisa disebabkan oleh flu atau pilek.
Infeksi bakteri adalah penyebab paling umum pneumonia pada orang dewasa.
Pneumonia bakteri menyebabkan alveoli paru-paru meradang dan terisi cairan yang dapat mempengaruhi salah satu atau kedua paru-paru.
Karena terjadi peradangan dan cairan di paru-paru, itulah yang membuat pasien menjadi kesulitan bernapas.
Pneumonia sering disalahartikan sebagai flu yang parah
Gejala pneumonia bisa bermacam-macam karena mungkin menyerupai gejala pilek dan flu biasa, termasuk demam, kesulitan bernapas, nyeri dada, dan batuk berdahak atau lendir.
Sedangkan gejala flu biasa umumnya adalah batuk kering yang membuat hidung menjadi tersumbat.
Karena itu, penanganan pneumonia bisa saja terlambat karena banyak yang menduga kalau itu adalah flu yang membandel.
Karena itu, tanpa perawatan dan penanganan medis yang cepat, pneumonia akibat flu ini bisa makin membuat tumpukan cairan di paru-paru makin banyak.
Kondisi bisa memburuk ketika virus akhirnya menyebar lewat aliran darah dan membuat gangguan pernapasan akut.
Bagaimana cara mencegah pneumonia?
Dapatkan vaksinasi flu setiap tahun untuk membantu mencegah penyebaran flu, dan mengurangi gejala flu.
Sering-seringlah mencuci tangan karena hal tersebu tidak bisa dilakukan terlalu banyak selama musim pilek dan flu.
Biasanya pilek dapat diobati di rumah, namun disarankan harus mengunjungi dokter jika ada seseorang di rumah yang menunjukkan gejala flu.
Dengan memeriksakan diri ke dokter tandanya sudah melakukan tindakan cepat untuk mencegah flu memburuk yang bisa menyebabkan pneumonia.














Leave a Reply