Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Waspada! Thierry Henry Asal Indonesia Ini Diringkus Polisi Gegara Bawa Gepokan Uang Palsu, Begini Modus Penipuannya

Potret uang palsu yang dibawa WNI Thierry Henry.
Potret uang palsu yang dibawa WNI Thierry Henry. (Foto: cbp.gov)

Jabodetabek.Id- Seorang warga negara Indonesia (WNI), Thierry Henry ditangkap Petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat atau Customs and Border Protection (CBP), terkait dugaan pemalsuan uang, pada Kamis, 31 Oktober 2024.

Dikutip dari situs resmi CBP, petugas CBP menemukan uang palsu berwarna hitam senilai USD 28.500 atau sekitar Rp447 juta dalam bagasi Henry di Bandara Internasional Washington Dulles, AS.

Kepolisian Metropolitan Washington Airports Authority kemudian menjerat Henry atas tuduhan tindak pidana pemalsuan.

Uang yang dibawa pria asal Indonesia itu tampak menyerupai dolar AS dalam segi ukuran dan penampakannya yang mirip apabila hanya diamati sekilas.

Henry pun mendapatkan tudingan pemalsuan usai uang tersebut dicek di bawah sinar ultraviolet yang menunjukkan lembaran kertasnya hanya berwarna hitam.

Kronologi Penangkapan WNI Thierry Henry

Henry tiba di Bandara Dulles, AS, pada Kamis, 31 Oktober 2024 dengan pesawat yang terbang dari kawasan Lome, Togo.

Selama pemeriksaan bagasi, petugas CBP menemukan dua bundel kertas hitam kosong dan satu bundel kertas putih kosong yang masing-masing dibungkus pita bertuliskan ‘Seratus’.

Kemudian, petugas menghitung total 285 lembar kertas dalam ketiga bundel itu dengan ukuran kertas yang sangat mirip dengan dolar AS.

Petugas CBP lalu menyita uang kertas ilegal itu dan menyerahkan uang kertas Henry kepada petugas Kepolisian Metropolitan Washington Airports Authority.

Modus Kejahatan Pemalsuan Uang

Pihak kepolisian menjelaskan, para pelaku sering menggunakan modus mengubah atau mewarnai uang kertas secara kimiawi untuk menghindari deteksi oleh otoritas bea cukai di AS.

Selain itu, para pelaku juga kerap menipu dengan alasan kebutuhan uang tunai lalu menawarkannya untuk menjual kertas itu dengan harga miring.

Bahkan, para pelaku pemalsuan uang dolar AS itu juga sering mencampurkan uang asli dengan uang hitam untuk menyakinkan korbannya.

Polisi Tindak Tegas Pelaku Pemalsuan Uang

Direktur Pelabuhan Wilayah CBP untuk Pelabuhan Wilayah Washington, Marc Calixte menghimbau masyarakat AS untuk waspada terhadap modus pemalsuan uang.

“Masyarakat harus diingatkan bahwa organisasi kriminal yang tidak bermoral terus menjalankan skema keuangan seperti penipuan uang ini (kasus Henry),” ujarnya.

“Kami akan mencegat pelaku kejahatan yang terlibat dalam skema penipuan keuangan,” tandasnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *