Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Sebut Kuburan Ibunya Masih Merah, Anak Titiek Puspa Beri Respon Soal Royalti Lagu Kupu-Kupu Malam yang Dipermasalahkan Ahmad Dhani

Titiek Puspa Semasa Hidup dan Lagu Legendarisnya ‘Kupu-kupu Malam’ yang Sedang Ramai Dibahas.
Titiek Puspa Semasa Hidup dan Lagu Legendarisnya ‘Kupu-kupu Malam’ yang Sedang Ramai Dibahas. (Foto: instagram.com/titiekpuspa_official)

Jabodetabek.Id – Isu soal royalti lagu legendaris Kupu-Kupu Malam mencuat ke publik setelah Ahmad Dhani menyampaikan niat menagih hak cipta lagu tersebut kepada Ariel NOAH.

Lagu yang diciptakan mendiang Titiek Puspa dan pernah dinyanyikan ulang oleh NOAH itu disebut Dhani belum didistribusikan royaltinya secara penuh oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Namun kabar ini langsung direspons oleh pihak keluarga Titiek Puspa.

Petty Tunjungsari, putri dari sang maestro musik, buka suara dan meminta agar persoalan ini tidak dibesar-besarkan terlebih dahulu.

Ia mengingatkan bahwa ibundanya baru saja wafat dan kondisi keluarga masih dalam suasana duka, bahkan kuburan sang ibunda masih merah.

Petty menjelaskan bahwa keluarga selama ini telah mempercayakan pengelolaan hak cipta dan distribusi royalti lagu-lagu Titiek Puspa kepada pihak label, Musika.

Segala urusan pembayaran pun seharusnya menjadi ranah label, bukan perorangan di luar itu

“Kita semua harus kepala dingin, kita sudah percayakan kepada pihak Musika,” kata Petty dikutip pada Rabu, 16 April 2025.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa persoalan royalti sudah diatur melalui kontrak lama dan menjadi bagian dari sistem yang berjalan di industri musik.

“Belum tentu belum dibayar, kan sudah dibayarin sama Musika. Kontraknya kan banyak, udah bertahun-tahun. Masalah dibayar nggak dibayar itu udah masuk sistem,” tegasnya.

Petty juga mengingatkan bahwa selama hidup, sang ibu tak pernah mempermasalahkan jika lagunya dibawakan oleh musisi lain.

Menurutnya, urusan royalti dan hak cipta sudah diurus oleh label secara profesional.

“Nggak tuh kalau dia (Titiek Puspa) bahas royalti, saya aja yang memang menjaga. Kalau saya nggak menjaga saya sombong dong, kan warisan dari ibu saya. Kalau saya nggak urus, saya sombong dong,” ucap Petty.

Ia pun menyayangkan jika isu seperti ini dibicarakan terburu-buru. Petty menekankan pentingnya menjaga suasana yang tenang dan saling menghormati antar pelaku industri musik.

“Jadi kepala dingin dulu, saya belum masuk ke situ,” katanya.

Menurut Petty, musisi, penyanyi, hingga pencipta lagu adalah satu ekosistem yang saling melengkapi dan seharusnya saling mendukung, bukan berkonflik.

“Kita semua ini berteman. Sebuah lagu kalau nggak ada penyanyi, nggak bisa dinyanyiin. Penyanyi kalau nggak ada musikus, kurang optimal di panggung. Jadi kita semua teman, saling membutuhkan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan merawat karya-karya ibundanya sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta.

“Insyallah, mau nggak mau, bisa nggak bisa, harus bisa (menjaga karya Titiek Puspa),” tutup Petty.

Sementara itu, Ahmad Dhani sebelumnya menyoroti belum maksimalnya distribusi hak cipta untuk lagu Kupu-Kupu Malam yang dinyanyikan ulang oleh NOAH.

Ia mengaku berniat untuk langsung menagih ke Ariel NOAH sebagai bentuk kepedulian terhadap hak-hak pencipta lagu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *