
Jabodetabek.id – Rider Indonesia, Mario Suryo Aji dari tim Astra Honda Racing dipastikan akan menjalani debut di gelaran Moto3 2021.
Mario Suryo Aji akan segera menjalani debut di Moto3 pada seri Emilia-Romagna yang akan digelar di Sirkuit Misano, pada 22-24 Oktober 2021, lewat fasilitas wildcard.
Sebagai informasi, pria asal Magetan tersebut mendapatkan 2 wildcard sekaligus sehingga tidak hanya akan tampil di Moto3 Emilia Romagna, tapi juga pada Moto3 Algarve yang digelar dua pekan kemudian pada 5-7 November 2021.
Baca Juga: Eksklusif! Hyundai Staria Bakal Jadi Bus Sekolah di Korea Selatan
Nantinya, Mario Aji akan tampil di kedua ajang tersebut untuk membela Honda Team Asia.
Dengan bakal tampilnya Mario Suryo Aji di Moto3 Emilia Romagna dan Algarve, akan ada 2 rider Indonesia yang bakal tampil bersamaan di ajang Moto3.
Sebelumnya, sudah ada Andi Gilang yang tampil di Moto3 sejak awal musim ini bersama Honda Team Asia.
Dengan demikian, pada GP Emilia Romagna dan Algarve, akan ada dua pembalap Indonesia di tim tersebut yakni Andi Gilang dan Mario Suryo Aji.
Baca Juga: Aplikasi SI AGAN Meluncur, Walkot Semarang Harap Bisa Tingkatkan Pelayanan PDAM
Oleh sebab itu, untuk mengenal lebih lanjut sang pembalap berbakat ini, berikut fakta-fakta menarik yang berhasil dirangkum Jabodetabek.id
1. Mengenal Dunia Balap Sejak Kecil
Mario Suryo Aji sudah mengenal dunia balap sejak kecil berkat sosok sang ayah, Hertoto, yang merupakan penggila otomotif. Pemuda kelahiran 16 Maret 2004 ini sudah menjajal motor traill berukuran mini pada umur 5 tahun.
Sejak itu, ia terus berkecimpung dalam dunia motorcross, hingga akhirnya merebut juara umum kejurnas motorcross 50cc pada 2012/2013. Kemudian ia pindah ke balap road race pada tahun 2014.
Baca Juga: Tabrak 3 Motor di Tebet dan Seorang Terluka, Mobil Alami Selip Kopling
2. Didikan Astra Honda Motor
Mario Suryo Aji mulai bergabung dengan Astra Honda Racing School pada tahun 2016. Bakat besarnya ditambah ilmu yang ia dapatkan selama menjadi bagian Astra Honda Racing Team membuat kemampuannya berkembang pesat.
Dengan bergabung ke AHRT, Mario Aji mendapatkan kesempatan tampil di berbagai ajang berlevel tinggi mulai dari Thailand Talent Cup, Asia Road Racing Championship, Asia Talent Cup, hingga akhirnya tampil di FIM CEV.
Kinerja Mario Aji di FIM CEV Moto3 sendiri cukup baik musim ini, dengan duduk di posisi 9 klasemen sementara. Ia juga pernah meraih pole position di seri Catalunya pada Juni lalu.
Baca Juga: Masih Dicari Sebab Tak Ada CCTV, Pelaku Tabrak Lari Wakil Ketua Dewan Kota Jakut
3. Taat Beribadah
Selain dikenal sebagai rider berbakat, Mario Suryo Aji dikenal sebagai Muslim yang taat. Meski saat ini tinggal di Eropa, ia tetap rutin menjalankan kewajibannya agamanya, termasuk ibadah tepat waktu.
Pada Juni lalu, sempat viral sebuah video yang menunjukkan Mario tengah mengambil air wudhu di sirkuit Sachsenring di Jerman, usai menjalani balapan Red Bull Rookies Cup di sirkuit tersebut.
4. Punya Gaya Mirip Marc Marquez
Bakat besar Mario Aji membuatnya kerap menerima pujian dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Diego Lozano, Junior Talent Team Riders Coach di FIM CEV. Lozano menyebut bahwa Aji punya kemiripan khusus dengan rider papan atas MotoGP, Marc Marquez, dalam hal late breaking.
(Dari Berbagai Sumber)














Leave a Reply