Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Jelang Bergulirnya Seri Kedua Liga 1, PT LIB Ingatkan Taat Prokes

Jelang Bergulirnya Seri Kedua Liga 1, PT LIB Ingatkan Taat Prokes
Jelang Bergulirnya Seri Kedua Liga 1, PT LIB Ingatkan Taat Prokes (Foto: Dok Net/ Istimewa)

Jabodetabek.id – Kompetisi BRI Liga 1 seri kedua akan segera digelar pada akhir pekan depan.

Nantinya seri kedua ini akan dilangsungkan di beberapa stadion yang terletak di provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hal itu sesuai dengan jadwal yang sudah diinformasikan kepada semua kontestan Liga 1, seri 2 akan dimulai pada Jumat, 15 Oktober 2021.

Seperti halnya seri pertama, akan ada sembilan pertandingan pada tiap pekannya.

Baca Juga: Unggah Foto Kenakan Kostum Film The Expendables 4, Megan Fox Terlihat Gagah dan Seksi

Oleh sebab itu jelang bergulir kembalinya BRI liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengingatkan pentingnya tetap patuh dan taat pada penerapan protokol lesehatan (prokes).

PT LIB menegaskan, kepatuhan pada prokes itu berlaku untuk semuanya. Bukan hanya pada pemain, pelatih, tim medis atau perangkat pertandingan, namun juga berlaku untuk suporter atau pecinta sepak bola di tanah air.

Bagi pelaku, misalnya, tetap pada ketentuan wajib sudah mendapatkan vaksinasi dua kali dan menggunakan aplikasi pedulilindungi.

“Ada ketentuan wajib untuk PCR beberapa hari sebelum bertanding dan wajib tes swab antigen mendekati hari pertandingan. Semua harus mematuhinya,” ujar Akhmad Hadian Lukita, Direktur Utama PT LIB, Minggu (10/10/2021).

Baca Juga: Klasemen Perolehan PON XX Papua, Minggu 10 Oktober 2021: Jabar Masih Nyaman di Posisi Pertama

Sementara itu, bagi suporter atau pecinta sepak bola nasional, tetap patuh pada imbauan seperti semula.

Contohnya, tidak menggelar kerumunan atau nonton bareng dan tetap mendukung tim dari rumah.

“Jika ada pendapat yang ingin didengar manajemen klub terkait hasil atau performa selama seri 1, sebaiknya dilakukan dengan cara yang menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Itu bisa dengan manajemen klub masing-masing. Ingat, kita semua tetap dipantau pemerintah. Kami mohon jangan mengadakan kerumunan yang dampaknya bisa berpengaruh terhadap bergulirnya Liga 1 2021/22,” ungkap Akhmad Hadian Lukita.

(Dari Berbagai Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *