
Jabodetabek.id – Dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-4 di Indonesia berakhir, Senin (18/10) hari ini.
Dan pemerintah langsung akan menggelar rapat untuk membahas kelanjutan nasib PPKM.
Untuk saat ini belum diketahui apakah PPKM level 1-4 di Indonesia akan dihentikan atau diperpanjang dengan melonggarkan aktivitas masyarakat.
Kelanjutan tentang PPKM akan segera diumumkan setelah rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga : Respon Eks Atlet Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, ‘Pemerintah Harusnya Malu Urus Gini Aja Gak Bisa’
“Rapat terbatas nanti sore. Akan diumumkan oleh Presiden dan atau Menko sore ini,” kata Dirjen Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal, Senin (18/10).
Untuk saat ini dia mengaku belum mengetahui apakah ada daerah yang akan turun dari PPKM level 3 ke level 2 atau level 2 ke level 1.
Safrizal juga menjelaskan penurunan level PPKM akan melihat capaian vaksinasi Covid-19 di daerah tersebut.
Penurunan level PPKM di wilayah aglomerasi akan memperhitungkan kondisi Covid-19 di wilayah penyangga.
Baca juga : Tragis, Para Penumpang Kereta di AS Malah Asyik Menonton Saat Seorang Wanita Diperkosa
Contohnya, penurunan level PPKM DKI Jakarta harus melihat situasi Covid-19 di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
“Penurunan level PPKM akan memperhitungkan vaksinasi dan aglomerasi,” kata Safrizal.
Sebelum itu, pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1-4 mulai 5 sampai 18 Oktober 2021.
Dan dalam perpanjangan kali ini, pemerintah akan melakukan ujicoba pemberlakuan PPKM Level 1 atau New Normal untuk Kota Blitar.
Ini dikarenakan Kota Blitar telah memenuhi syarat indikator Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan target cakupan vaksinasi dosis 1 sebesar 70 persen dan dosis 1 lansia sebesar 60 persen.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan penerapan PPKM Level 1 ini akan mendekati aktivitas kehidupan masyarakat yang normal.
Untuk menangani hal tersebut akan dilakukan tindakan surveillance, testing/tracing, dan peningkatan disiplin protokol kesehatan. (Dari berbagai sumber).










Leave a Reply