Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Mantan Penari Balet Nasional Inggris Dihukum Sembilan Tahun Penjara Atas Kasus Pelecehan Seksual

Yat-Sen Chang, Mantan penari balet nasional Inggris dihukum sembilan tahun penjara, kasus pelecehan seksual murid-muridnya. (Foto: Dok Net/ Istimewa).
Yat-Sen Chang, Mantan penari balet nasional Inggris dihukum sembilan tahun penjara, kasus pelecehan seksual murid-muridnya. (Foto: Dok Net/ Istimewa).

Jabodetabek.id – Pelatih balet berkedok melatih murid-muridnya untuk bisa melakukan pelecehan seksual.

Ada seorang mantan penari utama Balet Nasional Inggris yang menggunakan “ketenaran dan prestise” untuk melakukan pelecehan seksual terhadap murid-muridnya akhirnya dihukum penjara.

Dalam sidangnya tersangka diputuskan telah bersalah dan harus menjalani hukuman penjara selama sembilan tahun. Dari persidangannya di Isleworth Crown Court.

Baca juga : WoOw! Trump Lahirkan ‘Truth Social’ Untuk Menjadi Saingan dan Lawan Media Liberal

Tersangka yang bernama Yat-Sen Chang, (50) diketahui melakukan serangan seksual kepada gadis-gadis dan wanita di Akademi Balet dan Penari Muda Nasional Inggris di London antara Desember 2009 dan Maret 2016.

Dan juga di dalam sidang jika penari balet terkenal yang secara internasional dan dihormati di antara murid-muridnya itu telah menggunakan posisinya untuk menargetkan korbannya

“Untuk bagiannya, dia percaya jika ketenaran dan posisinya akan melindunginya dari keluhan, atau dari konsekuensi tindakannya,” kata jaksa Joel Smith.

Baca juga : Filipina Kesal Kapal Patrolinya di Ajak Duel Kapal Beijing di Lautan China Selatan

Hakim Edward Connell memberi tahu Chang jika dia pertama kali menggunakan ketenaran dan prestise di dunia balet untuk melecehkan wanita muda.

“Pelanggaran Anda memiliki dampak besar pada semua korban Anda dan Anda tidak menunjukkan penyesalan atas perilaku mengerikan Anda,” katanya.

Sebelumnya Chang juga didakwa karena 12 tuduhan penyerangan seksual dan satu tuduhan penyerangan dengan penetrasi.

Atas pelecehan yang dilakukannya ada dampak yang dirasakan oleh para korban, seperti salah satu wanita mengatakan jika dia merasa “rentan dan mati rasa” dengan apa yang terjadi padanya.

Lalu korban lain juga mengatakan Chang telah merusak “sebagian besar masa remaja akhir’ mereka.

“Saya masih merasa dihantui, dilecehkan, dipermalukan dan dihina,” jelas salah satu korban.

Tapi Chang membantah tuduhan tersebut, dia mengatakan dirinya sebagai “pahlawan di dunia balet” dan mengatakan dia tidak tahu”mengapa tuduhan itu ditujukan kepadanya.

Dan pengacaranya, Kathryn Hirst, mengatakan kliennya menyatakan tidak bersalah dalam masalah ini, tapi tetap akan “menerima putusan juri”.

Perlu diketahui, Chang telah bergabung dengan Balet Nasional Inggris pada 1993 dan menjadi penari utama di perusahaan tersebut sampai 2011.

Dia juga sering tampil di sejumlah produksi termasuk The Nutcracker, Coppelia, dan Sleeping Beauty.

Bintang kelahiran Kuba itu dituduh menyerang empat perempuan, berusia antara 16 dan 19 tahun, dengan menyentuh mereka secara tidak pantas saat dipijat di sekolah. (Dari berbagai sumber).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *