
Jabodetabek.id – Permasalahan di setiap negara perihal vaksinasi Covid-19 saat ini masih sangat sering kita lihat.
Banyaknya pro kontra dan berita hoax yang menjadikna sampai saat ini adanya seseorang yang enggan untuk lakukan vaksinasi.
Dan saat ini pemerintah Malaysia menegaskan akan bersikap keras pada warganya yang menolak untuk lakukan vaksinasi Covid-19 yang tanpa alasan yang pasti dan tidak jelas.
Baca juga : Penyelam Temukan Pedang Usia 900 Tahun di Israel, Saksi Bisu Menangnya Islam di Perang Salib II
Dalam hal ini pemerintah Malaysia tidak main-main akan mengancam membuat hidup mereka yang tidak divaksin menjadi sangat sulit.
“Maaf untuk mengatakan, kami akan membuat hidup Anda sangat sulit, jika Anda tidak divaksinasi karena pilihan,” kata Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin, Minggu (17/10), laporan dari The Straits Times.
“Jika Anda memilih untuk tidak di vaksinasi, maka kami mungkin akan meminta Anda untuk melakukan tes rutin yang harus Anda bayar. Saya minta maaf karena saya harus tegas dalam masalah ini,” tegas Jamaluddin.
Baca juga : Siswa SD Tewas Mengenaskan, Sambil Belajar Online Ponsel Meledak Saat di Isi Daya
Bukan hanya itu saja dia juga memperingatkan jika aturan pemerintah akan termasuk pada pembatasan untuk makan di luar atau mengunjungi pusat perbelanjaan.
“Meskipun vaksinasi coronavirus tidak wajib di Malaysia, individu yang tidak divaksinasi akan kehilangan banyak hak istimewa, termasuk shalat di masjid, makan di luar dan pergi umrah karena Arab Saudi hanya mengizinkan individu yang divaksinasi untuk ziarah singkat ke Mekkah,” kata Yaakob. (Dari berbagai sumber).











Leave a Reply