
Jabodetabek.id – Atlet lempar martil asal Sumatera Barat berhasil memecahkan rekor sekaligus meraih medali emas pada ajang PON XX Papua.
Atlet Rafila Putra ini memecahkan rekor PON dengan lemparan sejauh 54,05 meter, yang sebelumnya diraih oleh Ardiansyah Apandi asal DKI Jakarta sejauh 52,28 meter.
Meski demikian, ia belum bisa memecahkan rekor nasional atas nama Dudung Suhendi dengan lemparan sejauh 55.26 meter.
Rafika mengatakan bahwa, medali emas yang telah diraihnya tersebut dipersembahkan kepada kedua orang tuanya dan juga seluruh masyarakat Sumatera Barat.
Pada saat lomba berlangsung, empat lemparannya dinyatakan diskualifikasi dari enam kali lemparan yang dilakukan oleh Rafika.
Baca Juga: Kabar Baik! Menko Perekonomian Sebut Indeks Kesembuhan Indonesia Terbaik di ASEAN
Namun, dua lemparannya berhasil mengantarkan dirinya merebut medali emas sekaligus memecahkan rekor di PON XX Papua.
Pelanggaran dan lemparannya yang di diskualifikasi tersebutlah yang membuat Rafika merasa tegang.
Atlet dari Riau yaitu Denny Putra Yohanes dan Tri Suhartomo dari Bangka Belitung berhasil mencatatkan lontaran terbaik mereka masing-masing pada kesempatan kelima dan keempat.
Medali perak berhasil direbutkan oleh atlet Riau yaitu Denny Putra Yohannes dengan lontaran sejauh 52,69 meter, ini juga melampaui rekor PON yang dipegang Ardiansyah.
Baca Juga: Kapolda Jateng Resmikan Satgas Covid-19 Pelajar Guna Membantu Kegiatan PTM
Sementara medali perunggu berhasil dibawa pulang oleh atlet Bangka Belitung Tri Suhartomo dengan lontaran sejauh 52,21 meter.
Rafika Putra 54.05 meter (Sumatera Barat)
Denny Putra Yohanes 52.69 meter (Riau)
Tri Suhartomo 52.21 meter (Bangka Belitung)
Ardiansyah A 51.62 meter (DKI Jakarta)
Firdan Akbar 50.66 (DKI Jakarta)
Fahri Suryansyah 49.75 meter (Jawa Barat)
Pramoedya Sufallah 49.27 meter (Sumatera Utara)
M Zikri Fadilla 46.47 meter (Riau)
(Dari Berbagai Sumber)














Leave a Reply