
Jabodetabek.id – Suriah saat ini sedang berada di situasi dan kondisi yang cukup menegangkan, terutama atas peristiwa pengeboman yang terjadi.
Bus tentara Suriah menjadi target serangan bom ketika melintasi jembatan di pusat Damaskus pada jam sibuk, Rabu (20/10) kemarin.
Dan dalam serangan tersebut ada sebanyak 14 orang tewas dan tiga lainnya menderita luka-luka.
Juga serangan tersebut mengakibatkan ledakan pada kabin bus yang terlihat hangus.
Baca juga : Menghebohkan, Kendaraan Taliban Dilempari Granat dan Jatuh Korban Diantaranya Anak-anak
Setelah serangan itu usai petugas penyelamat terlihat mengeluarkan bagian-bagian tubuh. Untuk 14 orang yang tewas itu adalah personil militer.
Dari pemberitaan stasiun televisi pemerintah Suriah, melaporkan ada sebayak tiga bom yang dipasang di jembatan Hafez Al-Assad.
Untuk dua bom meledak saat bus tentara melewatinya, dan satu bom lagi berhasil dijinakkan oleh unit teknik tentara.
Sebelumnya tercatat ada beberapa serangan yang terjadi tahun ini yang menargetkan kendaraan tentara di Suriah timur.
Baca juga : Penculikan 17 Misionaris AS di Haiti Minta Uang Tebusan Rp240 Miliar
Diduga dalang di balik semua ini adalah dilakukan tersangka militan ISIS yang masih beroperasi di daerah gurun.
PBB juga mengatakan ada sedikitnya 350 ribu orang tewas dalam perang saudara yang dimulai satu dekade lalu.
Untuk ledakan yang terjadi di Damaskus bisa dikatakan jarang terjadi sejak pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad menguasai daerah kantong pemberontak di sekitar kota.
Dan saat ini dibantu oleh kehadiran militer Rusia dan milisi Syiah Iran, Assad sekarang menguasai sebagian besar negara. (Dari berbagai sumber).











Leave a Reply