
Jabodetabek.id – Di dunia ini jika kita tidak dibekali ilmu dengan belajar maka akan sulit untuk kita bertahan di dunia ini.
Belajar adalah kewajiban yang harus dilakukan setiap orang, terutama orang Islam. Karena itu dengan belajar seseorang akan bisa membedakan mana perkara yang hak dan mana yang batil.
Jadi kita tidak akan tersesat dalam lubang kehancuran.
Baca juga : PT MRT Jakarta Tengah Buka Lowongan Kerja, Berikut Posisi dan Persyaratannya
Dan ini juga disebutkan di dalam Al-Qur’an, jika umat Islam diharuskan untuk terus belajar. Allah berfirman dalam Q.S. Al-Mujadalah ayat 11:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Artinya: “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Lalu juga disebutkan dalam Al-Qur’an, Nabi Muhammad SAW juga bersabda:
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
Artinya: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699).
Baca juga : Kenali Manfaat Sayur Sawi Agar Tubuh Terpenuhi Asupan Nutrisi
Dengan pandemi Covid-19 yang melanda ibu pertiwi kita ini, tentunya aktivitas belajar dilakukan secara daring atau online.
Itu juga tidak menjadi salah satu alasan untuk tidak belajar, karena Allah SWT Maha Baik, kita bisa belajar dengan banyak hal selama pandemi Covid-19, agara kita senantiasa bisa menuntut ilmu Allah SWT dan mendapatkan berkah ilmu dari-Nya.
Ini disebutkan dalam kitab Jawahir Al-‘Aqdain fi Fadhl Al-Syarifain, berikut doa yang dibaca ketika kita akan berangkat belajar menuntut ilmu, termasuk ketika akan belajar online:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ عَزَّ جَارُكَ وَجَلَّ ثَنَاؤُكَ وَلَا إِلَهَ غَيْرُكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ بِسْمِ اللهِ حَسْبِيَ اللهُ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَلَا حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ اَللَّهُمَّ ثَبِّتْ جِنَانِيْ وَأَدْرِ اْلحَقَّ عَلىَ لِسَانِيْ.
Allohumma innii a’uudzubika an adhilla aw udholla aw azilla aw uzalla aw udzlima aw udzlama aw ajhal aw ujhala ‘alayya, ‘azza jaaruka wa jalla tsanaa-uka wa laa ilaaha ghairuka laa ilaaha illaa anta. Bismillaah, hasbiyallaah, tawakkaltu ‘alallaahi walaa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. Allohumma tsabbit jinaani wa adril haqqa ‘alaa lisaanii.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari aku tersesat, atau aku menyesatkan, atau aku tergelincir, atau aku digelincirkan, atau aku menzalimi, atau aku dizalimi, atau kebodohanku atau aku dibodohi. Sungguh mulia perlindungan-Mu, sungguh agung pujian kepada-Mu, tidak ada tuhan selain Engkau, dan tidak ada Tuhan kecuali Engkau.
“Dengan menyebut nama Allah, cukup Allah sebagai penolongku, aku bertawakalkepada Allah, dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah. Ya Allah, tetapkanlah hatiku dan beritahukan kebenaran atas lisanku.”
Doa ini bisa untuk diri sendiri lakukan dan bisa juga kita ajarkan untuk anak-anak Anda saat belajar online. Dan Insya Allah, bila anak Anda mengamalkannya dengan serius dan khusyu akan menjadi anak yang pintar dan cerdas. Aamiin. (Dari berbagai sumber).










Leave a Reply