
Jabodetabek.id – Perhelatan Pekan Olahraga Nasioanal (PON) XX Papua saat ini sedang banyak diminati orang terkhusus warga Papua.
Di mana mereka berbondong-bondong ingin melihat secara langsung atlet-atletnya berjuang dengan membawa nama daerahnya dan pastinya juga untuk melihat atlet-atlet dari daerah lain.
Saat ini ada ribuan warga yang sampai Kamis dini hari (14/10) masih setia duduk di halaman Kanotro Otonom Jayapura, dan itu untuk mendapatkan tiket masuk penutupan PON XX Papua.
Yang akan digelar Jumat 15 Oktober di Stadion Lukas Enembe.
Baca juga : Aksi Pengendara Motor Hadang Relawan Pengawal Ambulance, Relawan: Motor Saya Dipukul dan Diludahi
Sayangnya di antrean ribuan warga ini tidak lagi menjaga jarak dan bahkan berhimpitan. Warga juga hampir saja ricuh karena tiket belum juga dibagikan, sementara mereka sudah mengantre di lokasi ini sejak pagi.
Dan ini membuat terjadinya perselisihan warga dan sampai terjadi aksi saling lempar botol air minum. Tapi beruntung, massa yang sudah mulai beringas bisa segera diredam oleh panitia.
Antrean warga ini juga membuat beberapa orang pingsan, bahkan seorang warga harus dilarikan ke rumah sakit lantaran sekitar sejam pingsan namun tidak kunjung siuman.
Baca juga : Jelang World Super Bike, Sirkuit Mandalika Siap Tampung 25 Ribu Penonton
Warga lain yang juga pingsan dirawat seadanya oleh warga di luar kerumunan.
Banyaknya warga yang antre diduga lantaran adanya berita hoax yang beredar di tengah warga yang menyebut pembagian tiket penutupan PON XX Papua akan dilakukan pagi hari.
Dan saat ini panitia pembagian tiket belum bisa dikonfirmasi, sementara salah satu warga meminta pembagian undangan lebih tersistem baik, jadi tidak terjadi penumpukan antrean, terlebih masih di masa pandemi COVID-19.
“Seharusnya pembagian tiket dilakukan dengan perencanaan yang baik, jadi tidak terjadi penumpukan orang, apalagi ini masih suasana pandemi COVID-19,” kata salah seorang warga yang ikut mengantre, Samsul.
Zhalwa fadhila, seorang pelajar yang rela datang dan mengantri dari pukul 13.00 sampai pukul 02.30 WIT masih berharap mendapatkan undangan atau tiket masuk nonton penutupan PON XX Papua.
“Saya dan teman-teman sudah di halaman pengantrean undangan dari jam 1 siang, tapi sampai saat ini kami tidak mendapatkan undangan,” kata zhalwa, Kamis dini hari (14/10).
Dan sampai saat ini ribuan warga masih tetap rela mengantre tanpa mengedepankan protokol kesehatan demi menonton penutupan PON XX Papua.
Mendagri Tito Carnavian menginstruksikan penonton dalam acara tersebut sampai maksimal 10.000 orang, termasuk tamu VVIP, Paspampres, Nakes.
Acara penutupan rencananya akan dihadiri Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin. (Dari berbagai sumber).













Leave a Reply