Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Viral Oknum Penumpang KRL Diduga Pakai Pin Ibu Hamil Palsu agar Bisa Duduk, Diam-diam Dicopot saat di Tanah Abang

Viral cerita penumpang yang diduga pakai pin ibu hamil palsu di KRL.
Viral cerita penumpang yang diduga pakai pin ibu hamil palsu di KRL. (Foto: Threads/hrliaagst)

Jabodetabek.Id – Viral di media sosial penumpang KRL memergoki seseorang diduga menggunakan pin ibu hamil agar bisa duduk selama perjalanan kereta.

Peristiwa tersebut terjadi di KRL line Rangkasbitung, yakni saat berada di Stasiun Tigaraksa-Tanah Abang pada Senin, 15 Juni 2026.

Dalam video yang diunggah oleh akun Threads @hrliaagst, ia mengungkapkan bahwa oknum tersebut turun di Stasiun Karet untuk menyambung ke arah Stasiun Manggarai.

“Udah sempet turun, enggak jadi terus masuk lagi ke dalam kereta karena gue buntuti. Padahal, gue baru mau lapor ke PKD,” tulis keterangan pada utas yang diunggah pada hari yang sama, Senin, 15 Juni 20226.

Kronologi Curiga Pin Ibu Hamil Palsu

Pembuat utas menceritakan bahwa ia di daerah Cisauk, oknum penumpang tersebut membangungkannya dan meminta kursi untuk duduk.

“Dia bilang, ‘Permisi, ibu hamil,’ sambil tangannya nunjuk ke pinnya (seakan-akan emang bener nih gue lg hamil). Okelah gue bangun, gue kasih tempat duduk, karna gue pikir di kursi prioritas sudah penuh sama lansia dan bumil lainnya,” terang pembuat utas.

“Tapi yang aneh, kenapa dia langsung nyosor ke kursi biasa? Kenapa ga mastiin dulu di kursi prioritas, kalau emg dia beneran hamil? Ga sampe disitu gue juga enggak mau dong ditipu, gue pastiin lagi pin hamilnya,” sambungnya.

Saat itu, pembuat utas melihat pin yang dimiliki dan menduga palsu karena tidak ada logo resmi dari Kereta Api Indonesia (KAI).

“Jujur gue ga pernah merasa keberatan, atau merasa rugi ngasih tempat duduk ke orang yang emg beneran prioritas, ibu hamil lansia, disabilitas, dan ibu bawa anak. Tapi, kalau ditipu kayak gini rasanya eneg,” tambahnya.

Mengaku Melihat Oknum Melepas Pin saat di Stasiun Tanah Abang

Lebih lanjut, pembuat utas membeberkan bahwa dirinya mengikuti oknum penumpang tersebut yang bersiap turun di Stasiun Karet.

“Mungkin di situ dia mulai tahu kalo gue buntutin. Padahal kita sama-sama turun di Stasiun Karet. Pas pintu kebuka, dia juga turun, pas gue mau buntutin lagi, dia malah masuk lagi ke kereta yang sama. Enggak jadi turun,” terangnya.

“Udah gitu pin yang tadi di atas, dicopot pas di Tanah Abang. Baru banget mau gue laporin ke petugas di Stasiun Karet. Gue ga peduli deh lo siapa, jabatan lo apa, dari kalangan mana, tapi orang licik, palsu kayak gini perlu dibasmi,” tegasnya.

KAI Ingatkan soal Pin Ibu Hamil yang Asli

Usai utas tersebut viral, tampak pihak KAI Commuter merespons dengan mengingatkan bahwa Pin Khusus Ibu Hamil diterbitkan oleh KAI Commuter.

“(Pin) saat ini dilengkapi dengan logo KAI Commuter pada bagian atas pin serta tanggal expired atau masa aktif yang tertera pada bagian tengah pin,” tulis keterangan pihak KAI Commuter pada Senin, 15 Juni 2026.

KAI juga mengingatkan untuk segera melapor kepada petugas jika menemukan pengguna KRL yang mengenakan pin ibu hamil tanpa ada tanda masa aktifnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *