Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Tragis Sekaligus Miris, Cari Sinyal HP ke Atas Bukit Seorang Pria Tewas Diterkam Harimau

Pemuda yang bernama Abu Bakar (20), Warga Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Merangin, Jambi yang tewas diterkam harimau. Itu terjadi saat korban dengan ketiga temannya sedang mencari sinyal HP di atas Bukit Ternenit yang berada di desa tersebut, Rabu (13/10) sore. (Foto: Dok Net/ Istimewa).
Pemuda yang bernama Abu Bakar (20), Warga Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Merangin, Jambi yang tewas diterkam harimau. Itu terjadi saat korban dengan ketiga temannya sedang mencari sinyal HP di atas Bukit Ternenit yang berada di desa tersebut, Rabu (13/10) sore. (Foto: Dok Net/ Istimewa).

Jabodetabek.id – Sungguh malang nasib pemuda yang satu ini dan terasa sedikit miris atas apa yang dialaminya.

Pemuda yang bernama Abu Bakar (20), Warga Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Merangin, Jambi yang tewas diterkam harimau.

Itu terjadi saat korban dengan ketiga temannya sedang mencari sinyal HP di atas Bukit Ternenit yang berada di desa tersebut, Rabu (13/10) sore.

Nilwan Yahya, tokoh masyarakat setempat mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban dan ketiga temannya pergi mencari sinyal.

Baca juga : Warga Papua Rela Antre Tiket Hingga Dini Hari untuk Hadir di Penutupan PON XX Papua

“Ya maklumlah di Kecamatan Renah Pembarap ini ada beberapa wilayah yang sinyalnya tidak stabil, seperti di sebagian Desa Air Batu. Jadi korban bersama temannya mencari sinyal HP ke Bukit Ternenit,” kata Nilwan, Kamis (14/10).

Dia juga mengatakan saat menemukan sinyal dan sedang asyik bermain HP, korban tiba-tiba diterkam harimau dari arah belakang.

“Mereka sedang duduk berempat, tiba-tiba korban diterkam dan tiga temannya tidak bisa berbuat banyak karena harimau terus mengaum,” jelas Nilwan.

Setelah melihat korban yang sudah diterkam harimau, langsung saja teman korban berteriak meminta pertolongan warga.

Baca juga : VIRAL! Bukan Masuk Ke dalam Rumah, Tapi Banjir Ini Justru Keluar dari dalam Rumah

Lalu warga pun berdatangan dan mencari harimau tersebut. Dan tidak lama kemudian akhirnya tubuh korban ditemukan, tapi dengan kondisi mengenaskan sudah tidak bernyawa.

“Mungkin karena warga berdatangan, Harimau tersebut segera melepaskan jasad korban, tapi sayangnya korban sudah meninggal dunia,” kata Nilwan. 

Mantan anggota DPRD Merangin tiga periode itu berharap, pemerintah melalui BKSDA dan instansi lainnya segera menangkap harimau tersebut.

Karena warga yang mayoritas petani sengat resah dan bahkan semakin khawatir dengan keselamatan mereka, terutama setelah peristiwa yang menimpa Abu Bakar dan teman-temannya itu.

“Karena sebelum memangsa korban ini. Bulan lalu dan minggu lalu juga ada warga yang sedang di kebun dimangsa harimau, yang satu tewas dan yang satu selamat,” jelasnya. (Dari berbagai sumber).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *