
Jabodetabek.id – Menyambut perayaan Hari Santri 2021, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong santri di Indonesia untuk menjadi wirausahawan.
Hal itu Jokowi sampaikan lantaran menurutnya santri yang menjadi wirausaha akan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat muslim.
“Orientasi santri seharusnya bukan lagi mencari pekerjaan tapi sudah menciptakan kesempatan kerja bagi banyak orang,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jumat (22/10).
Oleh sebab itu untuk mendukung hal tersebut, Jokowi mendorong optimalisasi pendidikan pesantren dan madrasah.
Baca Juga: Lewat Mini Album ‘Savage’ Aespa Sapu Bersih Tangga Lagu Internasional
Sehingga diharapkan ke depan dapat menciptakan lulusan yang inovatif dan berkewirausahaan.
Mantan Wali Kota Solo itu juga menyebut akan memberi dukungan pada sektor pembiayaan bagi pelaku usaha.
Sederet skema pun diberikan, di antaranya seperti Kredit Ultra Mikro, program Mekaar, program Kredit Usaha Rakyat, dan Bank Wakaf Mikro.
“Saya berharap pesantren dan para santri dapat memanfaatkan berbagai program pembiayaan ini dengan baik,” ungkap Jokowi.
Baca Juga: ENHYPEN Puncaki Chart Oricon dengan ‘Dimension: Dilema’
Jokowi juga mendorong pelaku usaha untuk mengikuti transformasi digital.
Sehingga nantinya seluruh usaha Indonesia masuk dalam perdagangan digital dan rantai pasok global.
Sebelumnya, Jokowi menargetkan Indonesia menjadi pusat industri halal dunia tahun 2024.
Tidak hanya produk makanan halal, Jokowi juga menargetkan hal tersebut termasuk dalam sektor fashion muslim.
Baca Juga: Mulai 24 Oktober 2021 Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Lakukan Perjalanan Udara, Simak Ketentuannya
“Saya target tujuan tersebut dapat tercapai pada tahun 2024,” ujar Jokowi saat membuka Trade Expo Indonesia Digital Edition tahun 2021.
Jokowi bilang pasar produk halal dunia memiliki potensi besar.
Berdasarkan laporan ekonomi state of global islamic tahun 2020-2021, belanja warga muslim dunia mencapai lebih dari US$ 2 triliun.
(Dari Berbagai Sumber)











Leave a Reply