Jabodetabek.id – Fitur kenyamanan berupa pendingin ruangan atau AC sudah melengkapi mobil-mobil terkini.
Namun, lemotnya tenaga mesin mobil kerap kali membuat AC dituding menjadi penyebabnya.
Bahkan, demi mendapatkan performa maksimal terutama di jalan menanjak terkadang orang rela mematikan AC
Melansir dari situs resmi Mitsubishi Motors, tidak ada pengaruh dan hubungan antara mematikan AC dengan performa mobil jika bicara secara umum.
Baca Juga: Enggak Perlu Bawa ke Bengkel, Begini Trik Hilangkan Baret pada Mobil
Umumnya menggunakan sistem komputer, program atau algoritma tersendiri menyesuaikan dengan kondisi berkendara aktual berdasarkan data-data dari sensor yang ada di kendaraan modern.
Jadi tidak sepenuhnya benar performa mobil meningkat dengan mematikan AC
Memang kerja mesin akan dibuat sedikit lebih berat dengan komponen AC, namun mobil tetap dapat melesat sesuai kemampuan dan kondisi jalan dengan adanya komputerisasi yang mengatur kondisi berkendara.
Hal yang paling dibutuhkan sebenarnya untuk menaklukkan medan jalan yang berat seperti di tanjakan adalah kemampuan si pengemudi dalam menguasai medan dan mengendarai mobilnya.
Baca Juga: Tiba-Tiba Rem Mobil Blong! Tenang, Lakukan Hal Berikut Ini untuk Mengatasinya
Agar performa mobil tetap maksimal Anda harus memahami teknik berkendara
Misalnya, pengemudi harus tahu kapan watu yang tepat untuk memindahkan tuas transmisi ke posisi “2” atau “L”.
Posisi 2 dan L ini untuk memberikan tenaga ekstra ketika mengendarai di bukit yang curam, juga untuk pengereman mesin atau engine brake ketika berada di jalan menurun yang agak curam.
Sementara pengoperasiannya sedikit lebih tricky karena harus menyeimbangkan antara pedal kopling dan gas ketika memindahkan gigi ke posisi yang lebih rendah.
Selain itu, pengemudi juga harus mengetahui momentum yang tepat agar mobil tidak kehilangan traksi saat berada di tanjakan curam. (Dari Berbagai Sumber).











Leave a Reply