
Jabodetabek.Id – Ketua Umum Persatuan Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) Erick Thohir resmi menandatangani nota kesepahaman dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), pada Rabu, 25 September 2024.
“Ini kelanjutan dari pertemuan pada bulan Mei lalu, yakni PSSI dan KNVB sepakat untuk mengembangkan hubungan yang lebih kuat,” kata Erick saat menerima tiga orang perwakilan KNVB di Jakarta, pada Rabu, 25 September 2024.
Erick menjelaskan nota kesepahaman itu untuk mempromosikan sepak bola di berbagai level internasional.
“Salah satu poin dari kemitraan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman tim nasional Indonesia di semua kelompok umur baik putra maupun putri,” terangnya.
Kerja sama PSSI dengan KNVB itu juga diharapkan Erick dapat menciptakan percepatan prestasi sepak bola di Indonesia.
Sebab, Erick menilai KNVB memiliki pembinaan terstruktur di berbagai jenjang usia pemain sepak bola di Belanda dan akan memberikan dampak yang baik bagi perkembangan sepak bola di Indonesia.
“Saya senang karena KNVB siap membantu dan memberikan apa yang kami butuhkan,” ungkap Erick.
Menurut Erick, kerja sama ini dapat memberikan dampak yang baik bagi kedua federasi sepak bola.
Selain itu, kesepakatan PSSI dan KNVB ini salah satunya terkait pendidikan yang akan berdampak terhadap kualitas pelatih hingga pemain putra dan putri di sepak bola Indonesia.
Federasi sepak bola di Belanda itu ternyata memiliki akademi yang menjadi ‘kampus’ para pemain level muda maupun elit, berikut ini ulasan selengkapnya:
Akademi KNVB
Akademi KNVB memberikan dorongan ekstra yang dibutuhkan melalui pemantauan dan penelitian untuk tim dan pemain di Belanda.
KNVB mempunyai filosofi ‘belajar sambil melakukan’ untuk pembinaan mereka.
“Pelatihan, pembinaan atau wasit sebagian besar dipelajari dengan melakukan secara langsung,” tulis KNVB di laman resminya.
Mereka menyebut, instruksi secara praktis diberikan kepada pemain di dalam akademi KNVB.
Hal tersebut dengan kombinasi pelatihan secara digital, dan menawarkan kesempatan para pemain untuk mengerjakan tugasnya secara fleksibel.
Setiap tahun, akademi KNVB melatih ribuan pelatih pada setiap tingkatan, mulai dari pelatih muda hingga manajer profesional.
Ofisial wasit juga menjadi salah satu komitmen KNVB untuk memberikan kepada setiap wasit untuk mengeksplorasi bakat mereka.
KNVB juga menawarkan pelatihan untuk ofisial pertandingan, dan memiliki program terpisah untuk pengawas, koordinator, dan asisten wasit.
Mengintip Prestasi KNVB
UEFA menilai hanya sedikit negara yang dapat menandingi Belanda dan ‘kecerdikan’ federasi KNVB telah memberi dampak bagi permainan sepak bola dalam negerinya dan di seluruh Eropa.
“KNVB melambangkan keberanian, gairah, kreatifitas, koneksi, dan inovasi dalam sepak bola,” kata Presiden KNVB Just Spee dalam artikel yang tayang di laman resmi UEFA, pada 31 Mei 2023.
Berikut ini perjalanan prestasi federasi sepak bola KNVB yang mengharumkan nama Belanda di kompetisi sepak bola internasional:
Tahun 1970
Kemunculan filosofi ‘Total Football’ melalui para pemain Timnas Belanda seperti Johan Cruyff dan Rinus Michels.
Cruyff dan Michels berhasil mengharumkan Belanda dengan memenangkan trofi Piala Eropa UEFA tiga kali berturut-turut untuk tim Ajax dan mencapai dua final Piala Dunia FIFA untuk timnas Belanda.
Tahun 1990-1998
Timnas Belanda mencapai semifinal EURO 1992, perempat final Piala Dunia 1994 dan EURO 1996, dan semifinal Piala Dunia 1998.
Tahun 2000
KNVB berhasil menjadikan Belanda sebagai tuan rumah EURO 2000 bersama negara tetangganya Belgia.
Tahun 2007
KNVB membentuk liga ‘Eredivisie’ untuk pesepak bola wanita, dan mendapatkan penghargaan UEFA sebagai investasi dalam sepak bola sepanjang dekade itu.
Tahun 2021
KNVB berhasil menjadikan Johan Cruyff Arena di Amsterdam menjadi tuan rumah pada empat pertandingan di EURO 2020.
Tahun 2022
KNVB menjadi tuan rumah EURO Futsal 2022 yang berpusat di Groningen dan Amsterdam.
Tahun 2023
KNVB menjadi tuan rumah ‘Liga Champions Wanita UEFA dan final Liga Bangsa-Bangsa UEFA 2023.










Leave a Reply