Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Kronologi Tukang Roti Dibacok hingga Tewas di Cengkareng Jakbar, Diduga Bermula Saat Senggolan Motor

Menyoroti kasus seorang pegawai toko roti yang diduga menjadi korban pembacokan usai ditemukan meninggal dunia di Cengkareng, Jakarta Barat.
Menyoroti kasus seorang pegawai toko roti yang diduga menjadi korban pembacokan usai ditemukan meninggal dunia di Cengkareng, Jakarta Barat. (Foto: Instagram.com/@jakarta.terkini)

Jabodetabek.Id – Sebagian publik di media sosial tengah dihebohkan oleh adanya dugaan kasus pembacokan terhadap seorang remaja di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar).

Dalam unggahan Instagram @jakarta.terkini, pada Selasa, 5 Mei 2026, dilaporkan pria yang diduga pegawai toko roti itu ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Kejadian ini sempat menggegerkan warga sekitar, belum diketahui kronologi serta motif pelaku,” tulis postingan tersebut.

Hingga saat ini, kasus tersebut telah dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Lantas, bagaimana kesaksian warga hingga kepolisian setempat usai mencuatnya dugaan kasus pembacokan terhadap korban di Cengkareng tersebut? Berikut ulasannya.

Warga: Bermula saat Senggolan Motor

Dalam kasus ini, diduga korban dibacok orang tak dikenal (OTK) di area depan minimarket Jalan Podengkelan Belakang, Cengkareng, pada Senin, 4 Mei 2026.

Rido selaku warga setempat menuturkan, korban remaja berinisial A itu berprofesi sebagai tukang roti keliling.

Peristiwa terjadi saat korban hendak menyeberang jalan dan tanpa sengaja menyenggol sepeda motor pelaku yang melintas.

“Pengendara (pelaku) langsung marah, bilang Abang maksudnya apa, nyenggol-nyenggol?” ujar Rido.

Dugaan Cekcok Berujung Kekerasan

Rido menggambarkan, situasi saat itu sempat memanas setelah korban merespons dengan nada menantang ke pelaku.

Meski sempat dilerai warga, pertikaian justru berujung kekerasan di lokasi kejadian.

“Korban bilang, ‘Kalau enggak senang, ribut saja, Saya sudah teriakin, ‘Sudah jangan!’ Namun tiba-tiba langsung ditebas,” ungkap Rido.

Pelaku yang disebut seorang diri itu langsung melarikan diri usai melakukan pembacokan.

Pemotor itu dilaporkan sempat mengenakan sweter hitam, masker, helm, serta mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat.

Buntut dari kasus ini, polisi memastikan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Kasus dalam Penyelidikan Polisi

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polsek Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung membenarkan adanya peristiwa yang terjadi di kawasan Cengkareng tersebut.

“Kita sedang menyelidiki,” ujar Arfan dalam keterangannya di Jakarta, pada Selasa, 5 Mei 2026.

Arfan menyebut, luka bacok yang terlihat sementara pada korban terdapat pada bagian dada.

“Intinya kita sedang penyelidikan, nanti akan segera diinfokan lagi,” bebernya.

Hingga kini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan menyisir CCTV yang terdapat di lokasi kejadian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *