Jabodetabek.id

"Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoaks"

Kronologi Kecelakaan Truk Tangki vs Pikap Rombongan Mahasiswa KKN di Kalsel: Niat Liburan usai Hadiri Syukuran Warga

 

Mahasiswa KKN UNU Kalimantan Selatan dan ULM meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas.
Mahasiswa KKN UNU Kalimantan Selatan dan ULM meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas. (Foto: Instagram/batulicin_irigasi)

Jabodetabek.Id – Duka mendalam usai terjadinya kecelakaan maut yang dialami oleh rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), dan karang taruna desa di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 saat mobil pikap yang ditumpangi adu banteng dengan truk tangki.

Menurut keterangan dari pihak berwajib, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00 Wita dan disebabkan oleh truk tangki yang hilang kendali.

Kronologi dan Jumlah Korban Kecelakaan

Sebelumnya, sebanyak 16 mahasiswa ULM peserta KKN yang ditempatkan di Desa Batulicin Irigasi bersama aparat desa setempat menghadiri acara syukuran sunatan di Desa Bulurejo dengan  menggunakan 5 unit kendaraan mobil.

Setelah mengikuti rangkaian acara tersebut, rombongan berencana singgah di tempat wisata Sungai Alut.

Dalam perjalanan menuju lokasi wisata, terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimpa sebagian rombongan.

Truk tangki yang hilang kendali tersebut masuk ke jalur kanan dan langsung bertabrakan dengan mobil pikap rombongan.

Mobil pikap diketahui terguling ke sisi jalan dan bagian depan ringsek hingga menghimpit sopir dan dua penumpang.

Korban dalam kecelakaan ini, sebanyak 7 orang meninggal dunia yang terdiri dari 2 mahasiswa ULM, 3 mahasiswa UNU Kalsel, 1 anggota Karang Taruna, dan 1 sopir truk tangki.

Sementara satu mahasiswa ULM lainnya mengalami luka dan langsung dilarikan ke RS Marina Tanah Bumbu.

Pendampingan Trauma dari Kampus

Lebih lanjut, pihak ULM telah menegaskan bahwa mereka akan melakukan pendampingan bagi 13 mahasiswa KKN yang terdampak insiden tersebut.

Penarikan KKN oleh pihak kampus juga telah dilakukan pada Minggu, 2 Agustus 2026.

“Kebijakan ini diambil dengan pertimbangan memberikan rasa aman bagi mahasiswa untuk pulih dari trauma yang dialami, didampingi langsung oleh orang tua atau keluarga di rumah masing-masing,” ujar Juru Bicara ULM, Novaria Maulina dalam keterangannya pada Senin, 3 Agustus 2026.

“Pendampingan kesehatan mental dan pemulihan trauma (trauma healing) bagi mahasiswa yang terdampak musibah ini akan terus dilakukan,” lanjutnya.

Pemdes Batulicin Irigasi Batalkan Rangkaian HUT Kemerdekaan RI

Adapun pihak Pemerintah Desa Batulicin Irigasi memutuskan membatalkan rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI untuk menghormati keluarga yang sedang berduka.

“Kami Pemdes Batulicin Irigasi mengucapkan turut berduka cita atas terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya Mahasiswa KKN dari ULM, UNU Kalsel dan Ketua Karang Taruna Desa,” tulis keterangan dalam unggahan Pemdes, dikutip pada Senin, 3 Agustus 2026.

“Sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa atas musibah kecelakaan yang menimpa mahasiswa KKN di Desa Batulicin Irigasi dan Karang Taruna Desa. Kami menginformasikan bahwa Pasar Kuliner Jadul dan Seluruh Rangkaian Kegiatan HUT Kemerdekaan RI Bulan ini (Agustus) ditiadakan,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *