Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa Telan Korban Jiwa: Nahkoda Sempat Lapor Sebelum Hilang Kontak, Penyebabnya Masih Diusut

Menyoroti fakta terkini terkait tragedi terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Madura. Berikut kronologinya.
Menyoroti fakta terkini terkait tragedi terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Madura. Berikut kronologinya. (Foto: Instagram.com/@catatantimur_)

Jabodetabek.Id – Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti insiden kebakaran yang dialami Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura.

Sebelumnya diketahui, tragedi ini memicu kepanikan ratusan penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang tengah menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Makassar.

Insiden tersebut berujung jatuhnya korban jiwa dan operasi penyelamatan besar-besaran di tengah perairan Sumenep.

KM Mutiara Sentosa 2 dilaporkan mengalami kebakaran saat berlayar di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 07.00 WIB.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas membenarkan, kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) itu melayani rute Surabaya menuju Makassar.

“Benar info bahwa ada kejadian kapal penumpang terbakar pagi tadi kapal penumpang tujuan Surabaya-Makassar,” kata Azwar dalam keterangannya, pada hari yang sama.

Terkait insiden ini, sebagian publik menyoroti beredar video detik-detik para korban penumpang yang nekat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Tampak dalam video yang beredar di media sosial, memperlihatkan asap hitam tebal membumbung dari lambung kapal.

Para penumpang tampak telah mengenakan jaket pelampung dan berkumpul di dek kapal sambil menunggu bantuan.

Kondisi kebakaran yang terus membesar membuat sebagian penumpang nekat melompat ke laut.

Lantas, bagaimana kronologi kebakaran dalam KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep tersebut menurut otoritas berwenang? Berikut ulasannya.

Ihwal Penumpang Nekat Lompat ke Laut

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit mengatakan berdasarkan komunikasi dengan kapal di sekitar lokasi, penumpang sempat bertahan di anjungan dan haluan kapal sebelum sebagian memutuskan terjun ke laut.

“Beberapa penumpang melompat ke laut dan dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor,” kata Nanang dalam keterangannya, pada Minggu, 2 Agustus 2026.

“Di sekitar lokasi, ada 4 kapal yang merapat,” sambungnya.

Operasi penyelamatan dilakukan dengan memprioritaskan penumpang yang masih berada di kapal maupun yang mengapung di laut.

Nakhoda Melapor Sebelum Hilang Kontak

Pihak perusahaan pelayaran KMP Mutiara Sentosa 2 sempat menerima laporan langsung dari nakhoda kapal, terkait informasi awal mengenai kebakaran.

Kendati demikian, setelah nahkoda menyampaikan laporan darurat, komunikasi tersebut terputus.

“Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB,” beber Nanang.

“Dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali,” tambahnya.

Kantor SAR Surabaya kemudian berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak, Pos SAR Sumenep, serta Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget untuk melacak posisi kapal dan mengerahkan armada penyelamat.

218 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Dalam insiden ini, Tim SAR gabungan bersama kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi bergerak mengevakuasi para penumpang.

Proses penyelamatan melibatkan sejumlah kapal yang lebih dulu berada di sekitar titik kebakaran.

Data Kantor SAR Surabaya hingga pukul 15.15 WIB mencatat sebanyak 222 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 218 orang dinyatakan selamat.

Korban dievakuasi menggunakan sejumlah kapal, di antaranya KM Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, KM Transco Arafura, KM Meratus Project 3, KM Prakarsa Mas, dan KM SC Aila XVII.

4 Korban Dilaporkan Meninggal Dunia

Di sisi lain, insiden kebakaran pada KMP Mutiara Sentosa 2 juga menelan korban jiwa.

Sampai Senin, 3 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB, Basarnas mengonfirmasi 4 orang penumpang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Data Kantor SAR Surabaya menunjukkan 2 korban meninggal dievakuasi KM Meratus Pematang Siantar, 1 korban oleh TB Hasnur 26, dan 1 korban lainnya oleh KM Meratus Project 3.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Terpisah, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur langsung menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2.

Kasi Intel Air Polda Jatim, Kompol Riyanto mengatakan tim penyidik dan intelijen diterjunkan ke kawasan perairan Madura untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan data di lapangan.

“Tim penyidik dan intelijen Polda Jatim akan diterjunkan ke kawasan perairan Madura,” kata Riyanto dalam keterangannya, pada Senin, 3 Agustus 2026.

Hingga berita ini terbit, penyelidikan dilakukan bersamaan dengan proses evakuasi yang masih berlangsung di lokasi kejadian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *