Jabodetabek.id – Aksi empat orang maling bobol Klinik gigi di Jalan Raya Pos Pengumben, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakbar terekam CCTV.
Peristiwa itu diduga terjadi pada Jumat (8/10/2021) malam. Seorang admin yang bekerja di klinik tersebut, Dian Lestari (36) pertama kali mengetahui hal itu saat hendak membuka pintu klinik.
“Hari Jumat pagi, saya sih masuk 08.30 WIB tapi sengaja mau datang pagi. Datang lah kurang lebih jam 08.00 WIB kurang biasanya pintu rolling door terkunci. Tapi pas saya datang itu nggak (dikunci),” ujar Dian di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (11/10/2021).
Baca Juga: Nangis-nangis Minta Maaf, Maling Ponsel di Sumut Berlutut Untuk Tak Ditahan
Dirinya mengatakan lobi klinik dalam keadaan gelap dan pintu yang terbuat dari kaca kondisinya sudah terbuka sebelah.
“Nah jadi posisi sudah terbuka ini gelap sama barang-barang yang di depan itu berantakan,” kata Dian.
Dirinya mengaku langsung menghubungi pemilik klinik gigi untuk mengabarkan kondisi tersebut dan kemudian menunjukkan kondisi klinik lewat video call.
“Sambil video call saya cek ternyata ruang satu posisi terbuka yang biasa terkunci. Ruang dua juga terbuka, lantai tiga juga terbuka posisi semua sudah berantakan semua,” jelasnya.
Dirinya mengatakan sejumlah kamera CCTV yang ada di lokasi juga dirusak, diduga para pencuri mencabut paksa server CCTV.
Baca Juga: Tiga ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Usai Ditinggal Majikan ke Luar Negeri
“Nah ternyata kita tuh server CCTV asli ini itu udah dirusak sama mereka servernya dicabut paksa sehingga tidak bisa mengecek ya,” ucap Dian.
“Nah ternyata ada satu CCTV yang masih ada pakai micro memori nah itu masih ada satu tertinggal, pas sadar perawat langsung ambil terus serahin kan supaya bisa dicek. Habis itu baru terlihat bahwa ada pelakunya itu empat orang,” sambungnya.
Dirinya mengatakan kerugian yang dialami akibat peristiwa ini senilai Rp 60 juta. Pihak klinik gigi telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kebon Jeruk.
“Kerugian hingga Rp 60 juta,” ujarnya.
Barang-barang yang diduga dicuri antara lain uang tunai Rp 15 juta, ponsel, speaker, TV hingga CPU. Selain itu, motor operasional klinik juga diangkut maling.
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Slamet Riyadi, membenarkan laporan tersebut dan mengatakan pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut. (Dari Berbagai Sumber).















Leave a Reply