Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Bengkulu, BPBD: 34 Rumah dan Tempat Usaha Rusak

BPBD Bengkulu melaporkan puluhan rumah rusak akibat gempa.
BPBD Bengkulu melaporkan puluhan rumah rusak akibat gempa. (Foto: Youtube/DyazhStudio Bengkulu)

Jabodetabek.Id – Bengkulu kembali diguncang gempa bumi berkekuatan cukup besar pada Jumat 23 Mei 2025 dini hari.

Guncangan berkekuatan magnitudo 6,3 ini terasa cukup kuat di sejumlah wilayah dan membuat warga panik.

Tak sedikit dari mereka yang memilih mengungsi sementara ke luar rumah hingga situasi benar-benar dirasa aman.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, sekitar 43 kilometer barat daya Bengkulu, dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa terjadi sekitar pukul 02.52 WIB, saat sebagian besar warga sedang terlelap tidur.

Akibat gempa tersebut, kerusakan fisik pun tak terhindarkan. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah, mengonfirmasi bahwa sejumlah bangunan terdampak cukup parah.

Hingga siang hari, tercatat puluhan bangunan yang rusak, sebagian besar berupa rumah dan tempat usaha milik warga.

“Data sementara yang masuk 34 rumah dan tempat usaha rusak. Tempatnya di Kota Bengkulu, belum masuk data dari kabupaten,” ungkap Khristian saat dihubungi lewat sambungan telepon pada Jumat siang (23/5/2025).

Menurutnya, laporan kerusakan tersebut masih bersifat sementara karena proses pendataan masih berlangsung.

Petugas BPBD bersama tim gabungan dari berbagai instansi terus melakukan survei lapangan untuk memastikan jumlah kerusakan yang sebenarnya.

Sejauh ini, wilayah yang dilaporkan mengalami kerusakan tersebar di beberapa titik di Kota Bengkulu.

Beberapa di antaranya adalah Kelurahan Betungan, kawasan Pintu Batu, Bumi Ayu, serta beberapa lokasi lain yang juga terdampak cukup signifikan.

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan retakan pada dinding rumah hingga atap bangunan yang roboh.

Meski kerusakan bangunan cukup luas, sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat gempa ini.

Kendati begitu, suasana masih mencekam, terutama bagi warga yang trauma dengan guncangan kuat yang terjadi saat malam hari.

“Tim masih bekerja, Pak Gubernur Helmi Hasan terus melakukan pemantauan ke beberapa titik lokasi,” tambah Khristian.

Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini tengah fokus pada upaya tanggap darurat, termasuk menyiapkan lokasi pengungsian sementara serta memberikan bantuan logistik bagi warga terdampak.

Petugas medis dan relawan juga disiagakan untuk membantu warga yang mengalami luka ringan atau membutuhkan bantuan psikologis akibat trauma gempa.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, meskipun BMKG belum menyatakan adanya ancaman tsunami akibat gempa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan dan penanganan pasca-gempa masih terus berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *