Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Akhirnya Terlaksana, Wapres Gibran Klaim MBG Sebagai Programnya dengan Presiden Prabowo yang Sudah Ditunggu Rakyat

Wapres Gibran ungkap MBG sudah ditagih sejak sebelum dilantik.
Wapres Gibran ungkap MBG sudah ditagih sejak sebelum dilantik. (Foto: Instagram/gibran_rakabuming)

Jabodetabek.Id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan sambutannya dalam Perayaan Imlek 2076 Kongzili Tingkat Nasional yang digelar di 

Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. 

Pada acara yang digelar pada Minggu, 9 Februari 2025 itu, Wapres Gibran menyinggung tentang program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Program MBG sendiri telah dimulai sejak 6 Januari 2025 dan saat ini sedang dalam proses pemerataan untuk semua penerima manfaat.

Makan Bergizi Gratis adalah salah satu program unggulan yang dicetuskan oleh Prabowo dan Gibran sejak kampanye pemilihan presiden.

Wapres Gibran mengaku sering ditagih MBG sejak sebelum dilantik 

Dalam sambutannya tersebut, Gibran mengatakan kalau program Makan Bergizi Gratis ini sudah banyak ditagih bahkan sejak sebelum ia dan Prabowo dilantik pada 20 Oktober 1025.

Ia menyampaikan bahwa MATAKIN selalu bersinergi dengan visi misi Presiden, terutama pada MBG.

“Makan Bergizi Gratis ini adalah program yang ditunggu-tunggu,” ujar Wapres.

“Bahkan saya selalu ditagih-tagih tentang program itu bahkan sebelum dilantik,” imbuhnya.

“Tiap hari orang nanya, ‘Kapan makan siang gratis?’ ‘Kapan makan siang gratis?’” tambah Wapres.

Sejak dimulai, Wapres juga mengutarakan harapannya agar MBG ini bisa segera merata untuk semua penerima manfaat.

“Bulan Januari kemarin sudah berjalan di beberapa tempat, harapannya nanti lebih merata,” ujarnya.

Selain tentang MBG, Wapres juga menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan bergotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan hari ini.

“Mari Bapak, Ibu, di tahun yang baru ini, kita sebagai bangsa yang bersatu dapat terus bergandengan tangan, saling mendukung, saling membantu dalam menghadapi beragam tantangan ke depan,” ujarnya.

“Baik itu terkait ketidakpastian ekonomi, ketegangan geopolitik, maupun dampak perubahan iklim yang semakin berat,” tambahnya.

Wapres Gibran menyebut MBG sebagai investasi masa depan

Pada kesempatan lain saat meninjau langsung pelaksanaan MBG di Depok, Jawa Barat pada Selasa, 4 Februari 2025 lalu, Wapres meminta masyarakat untuk ikut mengevaluasi jalannya program ini.

Sebagai program baru, masih banyak hal yang perlu diperhatikan dan diperbaiki ke depannya.

Wapres juga menyatakan jika program ini adalah investasi jangka panjang untuk para generasi muda Indonesia.

Jika kualitas gizinya lebih baik, maka bisa mendukung terciptanya generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

“Program MBG merupakan salah satu investasi strategis bagi kemajuan bangsa, khususnya dalam upaya menurunkan angka malnutrisi dan meningkatkan prestasi akademik siswa,” tulis pernyataan pada rilis yang diunggah pada Selasa, 4 Februari 2025 itu.

Sementara itu, periode pertama MBG dimulai Januari hingga April 2025 dengan target 3 juta penerima manfaat.

Untuk periode kedua, target penerima manfaat adalah 6 juta yang akan berlangsung dari April hingga Agustus 2025.

Kemudian sampai akhir tahun, target penerima manfaat sejumlah 15 juta orang dengan anggaran yang dimiliki Badan Gizi Nasional senilai Rp71 Triliun.

Wacana tambahan anggaran Rp100 Triliun sempat muncul ketika Presiden Prabowo memberikan instruksi baru untuk mencapai target 89 juta penerima manfaat dan BGN membutuhkan tambahan anggaran.

“Jadi Pak Presiden bertanya ke kami, kalau diajukan percepatan berada dana yang dibutuhkan? Kami jawab Rp100 Triliun,” kata Kepala BGN, Dadan Hindayana pada Sabtu, 25 Januari 2025 lalu usai Rampinas PIRA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *