Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Agar Wisata ke Bali Aman dan Nyaman, Yuk Simak Informasi Seputar CHSE

Agar Wisata ke Bali Aman dan Nyaman, Yuk Simak Informasi Seputar CHSE
Agar Wisata ke Bali Aman dan Nyaman, Yuk Simak Informasi Seputar CHSE (Foto: Dok Net/ Istimewa)

Jabodetabek.id – Bali merupakan salah satu destinasu wisata yang selalu menjadi magnet bagi para turis lokal ataupin mancanegara.

Maka dari itu, guna mendukung perkembangan sektor pariwisata, pemerintah pusat lakukan kerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability).

Sebagai informasi, protokol CHSE merupakan proses sertifikasi kepada usaha pariwisata, destinasi wisata, dan produk pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terkait aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Sertifikasi CHSE ini adalah bentuk komitmen bersama untuk mencegah penularan COVID-19.

Baca Juga: Imbas Kontak Senjata KKB dengan TNI Polri, Tiga Anak Jadi Korban

Selain itu juga dengan adanya sertifikasi CHSE ini diharapkan dapat mewujudkan pariwisata serta ekonomi kreatif yang aman dan nyaman bagi wisawatan, maupun masyarakat setempat.

Mengutip akun Instagram resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), sebanyak 60 persen usaha pariwisata di Bali telah tersertifikasi CHSE.

Artinya, produk dan pelayanan yang diberikan oleh mereka sudah memenuhi protokol pencegahan COVID-19 dengan target 1.200 pelaku usaha tersertifikasi per September 2021.

Selain pelayanannya yang disesuaikan dengan prosedur kesehatan (prokes) yang ketat dan disiplin melalui pedoman CHSE, Presiden Joko Widodo juga menyatakan bahwa Bali memiliki tingkat vaksinasi tertinggi di Indonesia.

Baca Juga: Sanksi Tilang Kini Diterapkan, Puluhan Pengendara Melanggar Ganjil-Genap di Fatmawati Jaksel

Di Bali, 98 persen warganya telah menerima vaksinasi dosis pertama. Sedangkan 80 persen diantaranya sudah menerima vaksinasi dosis kedua. Hal ini berdasarkan data per 8 Oktober 2021.

Juga, Bali telah menyediakan 35 hotel yang ditetapkan sebagai hotel karantina. Hotel tersebar di Nusa Dua, Ubud, dan Sanur ini hanya untuk wisatawan mancanegara (wisman) dan tidak boleh dicampur dengan warga lokal.

Melihat persiapan matang yang dilakukan Bali, tentunya wisatawan tidak akan khawatir akan penularan virus corona.

Namun, sebagai wisatawan, jangan lupa bahwa kita harus selalu menerapkan prokes dengan ketat ya! Supaya bisa menikmati liburan dengan tubuh yang sehat.

(Dari Berbagai Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *