
Jabodetabek.id – Seorang wanita jika sudah mempunyai anak biasanya telah menjadi bagian yang terpenting baginya, dan terkadang merelakan jiwa dan raganya untuk sang anak.
Tapi sepertinya tidak dengan wanita yang satu ini. Seorang wanita Amerika Serikat (AS) didakwa dengan pembunuhan tingkat dua.
Itu karena membuat putra pacarnya yang berusia tujuh tahun kelaparan sampai meninggal di New York.
Wanita bernama Leticia Bravo itu bisa menghadapi hukuman 25 tahun sampai penjara seumur hidup atas kejahatan tersebut. Sidang tersebut digelar pada akhir minggu lalu.
Baca juga : Delegasi Taliban dan AS, AS Tegaskan Taliban akan Diadili dan Apa Isi Pembahasannya
Bravo dilaporkan merawat anak pacarnya yang berusia tujuh tahun, Peter Cuacuas. Ayah anak itu juga didakwa dengan pembunuhan karena kelalaian.
Awal tahun ini, wanita itu membawa tubuh Peter ke rumah sakit di negara bagian New York, di mana dia dinyatakan meninggal.
Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mengatakan bocah itu meninggal karena kekurangan gizi, dengan berat 37 pon (16,8 kg) pada saat kematiannya.
Laporan media AS juga mengatakan Bravo mengunci anak laki-laki itu di kamar tidur dan tidak memberinya makanan. Bravo dilaporkan bekerja sebagai pengasuh anak.
Baca juga : Gak Waras! Seorang Ayah di Singapura Perkosa Putrinya dan Suruh Putranya Perkosa Ibunya
Dia merawat Peter sejak 2020, dan sejak itu korban tidak pernah menghadiri kelas sekolah online-nya.
“Tidak terpikirkan jika seseorang akan menerima tanggung jawab merawat seorang anak dan kemudian menolak kebutuhan dasar hidup anak itu,” kata Jaksa Distrik setempat, David Hoovler, dikutip Jabodetabek.id dari CNN, Senin (11/10).
“Sangat mengganggu bagaimana anak ini disembunyikan dari otoritas sekolah sebelum dia meninggal,” kata dia. (Dari berbagai sumber).














Leave a Reply