Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Wow! Belanda Perbolehkan Keturunan Kerajaan Nikah Sesama Jenis dan Gelar Kerajaan Tetap Ditangan

Sepupu Ratu Elizabeth II, Lord Ivar Mountbatten, yang menjadi bangsawan pertama dalam sejarah Inggris yang menikahi pasangan sesama jenis pada 2018. (Foto: Dok Net/ Istimewa).
Sepupu Ratu Elizabeth II, Lord Ivar Mountbatten, yang menjadi bangsawan pertama dalam sejarah Inggris yang menikahi pasangan sesama jenis pada 2018. (Foto: Dok Net/ Istimewa).

Jabodetabek.id -Kalian pasti tahu apa itu LGBT. Orang yang mempunyai atau memilih jalan hidup menjadi seorang LGBT pastinya tahu akan resiko dan tantangannya selama dia hidup.

Karena LGBT sebenarnya sampai saat ini masih sangat tabu dan sulit untuk diterima oleh orang yang normal dalam artian hidup dengan pasangan yang semestinya. Meskipun ada beberapa negara yang melegalkan atau memperbolehkan atau mengakui kaum LGBT di negaranya.

Dan ini pun nyata telah membuat sebuah aturan untuk anggota keluarga Kerajaan Belanda telah berubah menjadi lebih inklusif untuk para pewaris tahta berstatus LGBTQ+.

Perdana Menteri Mark Rutte telah mengumumkan jika pewaris tahta kerajaan Belanda bisa menikahi seseorang dari jenis kelamin apa pun tanpa melepaskan haknya atas mahkota. Dilaporkan Reuters.

Baca juga : Wanita Telanjang, Asyik Berkeliaran di Bandara Internasional Denver AS

“Pemerintah percaya jika ahli waris juga bisa menikahi orang yang berjenis kelamin sama.” 

“Kabinet karena itu tidak melihat jika pewaris tahta atau Raja harus turun tahta jika dia ingin menikahi pasangan berjenis kelamin sama,” kata Rutte dari Washington Post.

Dan untuk pengumuman dari Rutte itu muncul pada Selasa (12/10), setelah buku-buku yang diterbitkan belakangan ini mengulas soal aturan negara yang mengecualikan pernikahan pasangan kerajaan sesama jenis.

Putri Mahkota Catharina-Amalia, yang berusia 17 tahun, belum memberikan komentar apa pun tentang masalah ini, dan sedikit yang diketahui tentang kehidupan pribadinya.

Baca juga : Kota Palmyra Diluncurkan Serangan Rudal dari Zionis Israel

For your information, Belanda adalah negara pertama yang melegalkan pernikahan sesama jenis pada tahun 2001, tapi itu tidak berlaku untuk bangsawan. 

Tapi saat ini Rutte telah menegaskan jika waktu telah berubah sejak salah satu pendahulunya terakhir kali membahas masalah pernikahan sesama jenis pada tahun 2000 silam. 

Walaupun begitu, Rutte juga mengakui jika ada satu masalah masih belum terpecahkan.

Dan itu adalah bagaimana pernikahan sesama jenis akan mempengaruhi suksesi anak-anak pasangan kerajaan nanti. Dan tidak masuk akal untuk mencoba memutuskan itu sekarang, kata Rutte.

“Itu sangat tergantung pada fakta dan keadaan untuk kasus-kasus tertentu. Ini seperti yang Anda bisa lihat tentang bagaimana hukum keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu,” ucap Rutte dalam suratnya.

Ini juga dipandangnya tidak seperti pernikahan warga awam, pernikahan kerajaan Belanda membutuhkan persetujuan Parlemen.

Karena itu, sejumlah anggota keluarga kerajaan Belanda sampai menyerahkan tempat mereka dalam garis suksesi karena ingin menikahi seseorang yang tidak direstui Parlemen.

Sementara, ahli waris takhta di negara lain sering menyembunyikan seksualitas mereka karena takut dicopot dan tidak diakui.

Tapi ini jelas bukan berarti tidak ada anggota kerajaan yang berani untuk berterus terang dengan seksualitasnya.

Sepupu Ratu Elizabeth II, Lord Ivar Mountbatten, adalah salah satunya. Dia menjadi bangsawan pertama dalam sejarah Inggris yang menikahi pasangan sesama jenis pada 2018.

Lalu ada juga Pangeran Manvendra Singh Gohil, di mana dia menjadi bangsawan India pertama yang secara terbuka mengaku gay pada tahun 2006. (Dari berbagai sumber).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *