
Jabodetabek.id – Pelecehan kitab suci sepertinya masih sering terjadi di beberapa negara. Kali ini Kitab Suci Alquran yang kembali dilecehkan.
Ini berawal saat video yang memperlihatkan pelecehan Kitab Suci Alquran di Bangladesh yang memicu unjuk rasa di penjuru negara itu.
Massa menggeruduk dan menyerang kuil-kuil Hindu.
Ini berawal dari festival Hindu Durga Puja, beredar rekaman video Alquran diletakkan di lutut sosok Hanuman.
Baca juga : WoOw! Irak Perbolehkan Wanita Meninggal Nyaleg Pemilu,Bahkan Bisa Sampai Menang
Jelas saja video itu memicu kemarahan umat Islam di Bangladesh dan menggelar demonstrasi di kuil-hkuil Hindu.
Lalu kepolisian Bangladesh terpaksa menembak mati empat orang pada Rabu (13/10) malam.
Terlihat massa menyerang sebuah kuil Hindu di Kota Hajiganj. Dalam peristiwa itu bukan hanya korban jiwa tapi juga ada puluhan korban luka-luka.
Kepala kepolisian setempat Milon Mahmud mengatakan ada 15 anggotanya juga terluka.
Baca juga : Korban Kejahatan di Inggris dan Wales Makin Meningkat dan Targetnya Muslim
Otoritas setempat mengeluarkan perintah larangan berkumpul di daerah itu serta menangkap tujuh orang.
Di sisi lain Pemerintah Bangladesh memerintahkan penyelidikan atas kekerasan tersebut sambil menegaskan siapa pun yang terlibat akan dihukum sesuai aturan.
“Pemerintah mendesak semua orang untuk menjaga kerukunan, perdamaian, dan keamanan beragama,” kata pernyataan tersebut, dikutip Jabodetabek.id dari AFP, Jumat (15/10).
Dan lokasi penyerangan para demonstran tersebut di Kuil Hindu yang berada di Distrik Cumilla, tempat dugaan pelecehan Alquran terjadi. Lalu pihaknya pun menangkap sedikitnya 40 orang.
“Situasi aman sekarang. Ratusan polisi, Batalyon Elite Aksi Cepat, dan penjaga perbatasan dikerahkan,” kata pejabat kepolisian Bangladesh, Monir Ahmed.
Bukan hanya dengan warga di sekitar Kuil Hindu saja bahkan para demonstran di Kota Zakiganj pun bentrok dengan polisi.
“Ada beberapa orang demonstran dan beberapa polisi terluka. Massa menyerang dan merusak mobil polisi dan kantor pemerintah daerah. Kami telah mengerahkan petugas tambahan,” kata Wakil Kepala Kepolisian Bangladesh, Lutfar Rahman. (Dari berbagai sumber).















Leave a Reply