
Jabodetabek.id – Saat ini telah terjadi penculikan oleh 16 misionaris Kristen asal Amerika Serikat (AS) diculik di Haiti, Sabtu (16/10) waktu setempat.
Dan sampai saat ini juga pemerintah AS belum tahu di mana lokasi 16 warganya yang diculik.
Sebelumnya kelompok misionaris ini yang merupakan warga AS dan ada juga salah satu warga Kanada diculik di Haiti minggu lalu, dan itu terjadi saat mereka sedang dalam perjalanan ke sebuah panti asuhan.
Dan itu dikonfirmasi oleh kelompok Christian Aid Ministries yang berbasis di AS.a
Baca juga : China Kesal AS Berlayar ke Selat Taiwan, Dan Anggap AS Provokasi Situasi Memicu Masalah
“Rombongan yang diculik itu adalah 16 warga negara AS dan satu warga negara Kanada. Mereka terdiri atas lima laki-laki, tujuh perempuan, dan lima anak-anak,” kata Christian Aid Ministries, Minggu (17/10).
Dari media AS yang mengutip sumber aparat keamanan Haiti melaporkan, untuk penyidikan saat ini masih terus dilakukan. Dan menduga penculikan didalangi oleh komplotan geng kriminal lokal.
“Pemerintah AS belum mengetahui lokasi para misionaris yang diculik saat ini,” kata seorang pejabat senior AS.
Baca juga : Tragis, Para Penumpang Kereta di AS Malah Asyik Menonton Saat Seorang Wanita Diperkosa
Biro Investigasi Federal AS (FBI) dan para pejabat Departemen Luar Negeri AS sedang melakukan upaya yang sangat keras untuk pembebasan ke-16 warga AS yang disandera.
Perlu diketahui juga, jika kekerasan makin menjadi-jadi di Haiti pasca pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada Juli dan gempa bumi pada Agustus lalu, yang menewaskan lebih dari 2.000 orang. (Dari berbagai sumbera).










Leave a Reply