Jabodetabek.id – Pemerintah setempat dibuat waspada akan datangnya banjir dengan hujan yang tengah mengguyur wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Warga yang berada di 20 kecamatan diminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi untuk waspada banjir musiman.
“Hujan yang turun sejak Senin (18/10) dini hari hingga siang ini bisa menyebabkan genangan hingga banjir di beberapa wilayah. Namun, belum ada laporan masuk terkait genangan maupun banjir,” kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bekasi, Muhammad Said.
Baca Juga: BMKG Prediksi Jaktim-Jakbar Berpotensi Hujan Disertai Petir pada Siang dan Sore Hari Ini
Menurut dirinya, kawasan rawan banjir saat musim penghujan terdapat di 153 titik yang tersebar di 20 kecamatan dari 23 kecamatan.
“Kalau mengacu pada banjir awal tahun lalu, ada 153 titik banjir di 20 kecamatan dari 93 desa di Kabupaten Bekasi,” ucapnya.
Said menjelaskan, titik paling rawan dan terparah jika terjadi banjir adalah Desa Sumberurip dan Desa Sumbersari di Kecamatan Pebayuran. Menyusul kawasan Kecamatan Kedungwaringin hingga Muaragembong.
“Titik terparah di Pebayuran, Cabangbungin dan Muaragembong,” jelasnya.
Baca Juga: Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah, Dampak Hujan Es Madiun 24 Rumah Rusak-Roboh
Selain itu, Said mengatakan BPBD Kabupaten Bekasi juga mengawasi wilayah kecamatan lain yang menjadi titik mana kala hujan deras terjadi.
Misalnya, Tambun Selatan, Cibitung, Tambun Utara, Pebayuran, Muara Gembong, Cikarang Timur, Cikarang Pusat, Cikarang Utara, Setu, Cikarang Selatan.
Said melanjutkan, pihaknya menyiagakan perahu di tiap-tiap Kecamatan di Kabupaten Bekasi untuk antisipasi.
“Jadi dalam satu kecamatan bisa saja menyimpan 2-3 perahu, ada yang satu ada yang 2 tetapi tentu lebih banyak yang kita standby-kan di kantor,” tegasnya. (Dari Berbagai Sumber).












Leave a Reply