Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Waspada Motor Sering Mogok saat Hujan, Simak Faktor-Faktor Penyebabnya

Jabodetabek.id – Sepeda motor masih menjadi salah satu kendaraan favorit dan banyak digunakan karena memang lebih praktis, lincah serta memiliki fleksibilitas tinggi.

Sepeda motor juga banyak digunakan di desa-desa pun bahkan menjadi andalan untuk mobilitas sehari-hari tidak hanya di kota-kota.

Sepeda motor terbilang cukup mudah dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya dari segi perawatan.

Baca Juga: Tampilan Tetap Kinclong, Begini Tips Rawat Cat Doff Sepeda Motor

Meski begitu, tetap saja kendala pada motor tidak bisa dihindarkan semisal sering mati ketika dikendarai sewaktu hujan. Apalagi kini cuaca sudah masuk musim hujan.

Kamu perlu waspada jika motor yang kamu kendarai sering mogok sewaktu hujan, pasalnya hal tersebut menandakan bahwa pada sepeda motor tersebut ada masalah yang terjadi. Tentu akan sangat merepotkan kalau sudah seperti itu.

Oleh karena itu, di sini kamu perlu tahu dan paham apa saja faktor yang memicu motor sering mogok saat hujan.

Baca Juga: Pengendara Motor Terancam Denda Rp250 Ribu Berteduh di Bawah Flyover! Begini Penjelasannya

Simak faktor-faktor penyebab motor sering mogok saat hujan berikut ini.

Air hujan masuk ke bagian oli

Saat musim hujan, motor akan rentan sekali mengalami kerusakan yang diakibatkan masuknya air hujan ke bagian-bagian tertentu pada sepeda motor.

Jika sudah begitu, akan menyebabkan motor menjadi mati atau mogok mendadak. Termasuk saat air hujan tercampur dengan oli mesin.

Air hujan biasanya ke ruang permesinan karena adanya celah. Kamu harus segera mengecek kondisi ruang pacu dan mengganti oli mesin.

Tutup busi aus

Sebab berfungsi untuk memercikkan bunga api yang diperlukan guna membakar campuran udara dan bahan bakar yang telah diberi tekanan yang tinggi atau dikompresi membuat busi menjadi salah satu komponen yang berpengaruh pada mesin motor.

Proses inilah yang membuat mesin bisa beroperasi sebagaimana mestinya. Tetapi, jika bagian tutup sudah mulai aus, akan membuat air hujan masuk ke bagian busi.

Air hujan akan masuk ke ruang pembakaran melalui tutup busi yang aus, sehingga membuat motor akan sering mogok saat dikendarai sewaktu hujan.

Karenanya, disarankan untuk rutin mengecek kondisi busi. Terutama saat sudah memasuki musim hujan.

Sistem kelistrikan bermasalah

Penyebab motor mogok berikutnya bisa terjadi karena ada masalah yang terjadi pada sistem kelistrikan.

Apabila ada kabel yang mengelupas, akan membuat air masuk dan berakibat adanya konsleting pada beberapa komponen.

Terutama pada bagian pengapian sepeda motor akan mengganggu proses pembakaran, sehingga mengakibatkan motor menjadi mogok solusinya dengan membongkar sistem komponen kelistrikan.

Filter udara tidak layak pakai

Filter udara pada motor berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran saat proses pembakaran berlangsung.

Filter udara yang kualitasnya sudah menurut pada saat hujan akan membuat air hujan dengan mudah masuk membasahi filter.

Kondisi ini menghambat masuknya udara yang diperlukan dalam proses pembakaran. Udara bersih yang dibutuhkan saat proses pembakaran akan terhambat.

Bahkan jika air hujan sampai masuk ke bagian proses pembakaran akan membuat mesin motor langsung mati.

Motor jarang diservice

Faktor lainnya yang menyebabkan motor menjadi sering mogok saat dikendarai sewaktu hujan, yaitu karena jarang diservis.

Motor yang jarang diservis akan memicu banyak masalah. Komponen-komponen sepeda motor menjadi tidak terawat atau terjaga kondisinya, sehingga rentan mengalami kerusakan.

Apalagi jika ditambah dengan air hujan yang masuk pada sistem kelistrikan. Tentu akan membuat motor menjadi mogok.

Oleh karena itu, servis rutin sangat penting untuk menjaga sepeda motor dalam performa yang maksimal. (Dari Berbagai Sumber). 

Ilustrasi. Mengendarai sepeda motor saat hujan
Ilustrasi. Mengendarai sepeda motor saat hujan (Foto: Dok Net/ Istimewa )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *