Jabodetabek.id – Polisi membeberkan motif pembunuhan penjaga Pantai Anyer, Jujut Armana (27) yang tersangka mengaku soal dendamnya kepada korban.
“Tersangka menyimpan dendam dan sudah mempunyai niat untuk membalaskan dendam yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 11. Namun, Sabtu malam melihat korban ada di sekitaran Hotel Marbella, atau tepatnya tanggal 10 pukul 01.30 WIB,” kata Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).
Baca Juga: Saat Tidur di Pos SAR BPBD, Penjaga Pantai Anyer Dibunuh Temannya
“Itu korban tidur di pos. Kemudian tersangka, yang terlebih dahulu menyiapkan pisau yang diambil dari rumahnya, mendatangi pos SAR BPBD Kabupaten Serang dan langsung menikam di ulu hati,” sambung Sigit.
Dirinya mengatakan, Saliya alias Carli menyampaikan kepada polisi pernah dikeroyok oleh korban dan teman-temannya pada 5 Oktober lalu yang sejak saat itu membuatnya ingin membunuh korban.
“Saat kejadian pelaku ini menyiapkan pisau. Hal ini dilatarbelakangi pada sekitar tanggal 5 Oktober pukul 16.00 WIB di sekitaran Hotel Marbella, pelaku menurut pengakuannya setelah diperiksa, dianiaya oleh korban, dikeroyok oleh korban,” jelas Sigit.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Terungkap, Yosef Ancam Laporkan Para Youtober
Saliya alias Carli mencabut pisau yang tertancap di tubuh Jujut Armana setelah membunuh korban.
Teman-teman korban yang ikut mengeroyok pada 5 Oktober juga ikut diancam pelaku.
“Setelah menikam kemudian dicabut kembali pada saat keluar dari pos tersebut. Tersangka masih mengancam teman-teman korban yang tidur di pos tersebut. Kemudian ada upaya lagi melakukan penikaman kepada adik korban yang ada di lokasi yang sama, namun bisa digagalkan oleh saksi-saksi yang lain,” ujarnya.
Saliya alias Carli ditangkap petugas Satreskrim Polres Cilegon di Pamulang, Tangerang Selatan yang sebelumnya sempat kabur.
Pelaku ditangkap dini hari sekitar pukul 02.30 WIB pada Selasa (12/10) yang kemudian dibawa ke Mapolres Cilegon untuk diperiksa terkait pembunuhan Jujut.
“Alhamdulillah sudah diamankan, subuh tadi kira-kira jam setengah 3,” kata Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Arief N Yusuf saat dimintai konfirmasi. (Dari Berbagai Sumber).










Leave a Reply