Jabodetabek.Id- Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD mengkritik undangan acara yang diduga dibuat oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto.
Seperti diketahui, Yandri telah resmi dilantik oleh Prabowo sebagai menteri bersama jajaran kementerian RI lainnya, pada 20 Oktober 2024.
Namun baru berjalan beberapa hari setelah pelantikan, Menteri Desa tersebut mendapatkan kritikan tajam dari warganet usai Mahfud MD mengungkapkan adanya Surat Undangan Kemendes RI untuk kepentingan pribadi.
Dalam unggahan Instagram pribadinya, Mahfud MD mengungkap dugaan Kop Surat Kemendes perihal acara peringatan haul untuk almarhum ibunda Yandri.
“Masih sangat pagi di hari ini, ketika seorang teman memberitahu kepada saya bahwa ada seorang menteri baru yang mengundang acara Haul (peringatan hari wafat) ibunya,” ujar Mahfud MD melalui akun Instagram @mohmahfudmd, pada Selasa, 22 Oktober 2024.
Pria yang berusia 67 tahun itu juga menyebut undangan tersebut lengkap dengan kop dan stempel resmi Kementerian Desa (Kemendes) RI.
“Syukuran di Ponpes menggunakan surat dengan kop dan stempel resmi kementerian,” terang Mahfud MD.
Politikus Indonesia tersebut juga memastikan surat undangan yang diduga berasal dari sang Menteri Desa adalah kesalahan besar.
“Kalau benar ada surat itu, maka hal tersebut salah,” tegas Mahfud MD.
Mantan Ketua MA itu menyebut kop surat dan stempel resmi dari kementerian, tidak boleh dipakai untuk acara pribadi dan keluarga.
“Kop surat dan stempel resmi tidak boleh dipakai untuk acara pribadi dan keluarga, termasuk Ponpes dan Ormas sekali pun,” terang Mahfud MD.
Pria asal Kabupaten Sampang itu juga menghimbau kepada kementerian terkait untuk lebih berhati-hati menggunakan atribut pemerintahan.
“Harus hati-hati, menggunakan atribut dan simbol-simbol pemerintahan,” tandas Mahfud MD.

Deretan publik figur bercentang biru pun ramai menyoroti postingan Mahfud MD tersebut. Salah satunya, kritikan pedas yang disampaikan mantan pemain tenis Indonesia, Yayuk Basuki.
“Menteri kok nggak paham hal begini, gimana kami nggak pesimis,” ungkap Yayuk Basuki dengan akun @yayukbasuki_.
Selain itu, terdapat juga komentar dari politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Anastasia.
Grace mengaku dirinya turut menyetujui pernyataan dalam postingan Mantan Menko Polhukam itu.
“Dalam hal ini saya sependapat dengan Bapak Mahfud,” ujar Grace melalui akun @graceanastasia.sw.
Dalam postingan berbeda, Mahfud MD juga memberikan saran khusus kepada sang Menteri Desa yang baru saja dilantik di kabinet pemerintahan Prabowo.
Akademisi lulusan UGM itu menyebut, Yandri harus lebih berhati-hati saat bekerja sebagai Menteri Desa pada hari kerja yang baru berlangsung selama dua hari.
“Saran hari ke-2 Menteri Desa (Yandri). Kalau benar surat di bawah ini dari Menteri, maka ini keliru. Untuk ke depannya, hati-hati,” tegas Mahfud melalui akun X pribadinya @mohmahfudmd, pada hari yang sama.

Menyikapi tudingan Mahfud MD itu, warganet pun ramai menyerbu postingan terbaru dari akun Instagram pribadi milik Menteri Yandri.
Tampak dalam postingan itu, Yandri tengah memberikan sambutan dalam sebuah acara yang dibagikan melalui postingan video Instagram yang tayang pada Senin, 21 Oktober 2024.
“Alhamdulillah Ya Rabbal Alamin (ucapan syukur),” tulis Menteri Desa itu dalam caption akun Instagram @yandri_susanto.
Di sisi lain, kolom komentar postingan itu juga berisi reaksi warganet yang menuding Yandri membuat surat undangan dari kementeriannya untuk kepentingan pribadi.

“Oh, ini ya yang pakai kop surat untuk acara pribadi,” kata seorang warganet dengan akun @murnizega.
“Baru sehari sudah pakai fasilitas negara untuk keperluan pribadi, mohon amanah dan berhati-hati pak,” ujar seorang warganet lainnya melalui akun @farizinaini.














Leave a Reply