Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

5 Kematian Paling Emosional di Anime, Dijamin Bikin Banjir Air Mata

5 Kematian Paling Emosional di Anime, Dijamin Bikin Banjir Air Mata
5 Kematian Paling Emosional di Anime, Dijamin Bikin Banjir Air Mata (Foto: Dok Net/ Istimewa)

Jabodetabek.id – Tidak dapat dipungkiri, serial anime selalu menjadi daya tarik bagi penikmatnya.

Selain memberikan jalan cerita yang seru, terkadang adegan di dalam ceritanya pun tak segan membuat penontonnya bercucuran air mata dengan mematikan karakter yang disukai.

Bahkan beberapa scene kematian karakter anime ini begitu terkenal sampai mereka mendahului anime asal mereka.

Banyak dari karakter anime ini mati karena berbagai alasan. Tapi, hanya kematian karakter yang memberikan dampak terbesar yang secara efektif bisa diabadikan.

2Baca Juga: Mau Kredit Motor Honda PCX atau Yamaha NMAX! Segini Gaji yang Pantas Kamu Punya

Lantas kematian siapa saja yag dianggap paling ikonik di anime?

Dikutip Jabodetabek.id dari berbagai sumber, berikut daftar kematian karakter anime dengan adegan yang dianggap paling dramatis dan emosional.

Roy Focker — Super Dimension Fortress Macross

Super Dimension Fortress Macross adalah anime dari awal 1980-an. Roy Focker adalah senpai yang keras dan kuno bagi Hikaru Ichijyo, tokoh utama serial aslinya. Saat pertarungan melawan pasukan berkostum peran Queadluun-Rau Milia Fallyna, Roy menderita luka parah.

Bukannya merawat lukanya dan pergi ke rumah sakit, Roy menerima takdirnya. Dia mengembuskan napas terakhirnya saat memetik gitar klasiknya sembari menanti salad nanas yang enak buatan pacarnya, Claudia LaSalle.

Baca Juga: Lowongan Kerja Posisi Teknik Elektromedik Lulusan D3 Dibuka Rumah Sakit Kramat 128

Portgas D Ace — One Piece

Portgas D Ace selalu memprioritaskan perlindungan terhadap adiknya, Monkey D Luffy ketika mereka bertemu. Di busur cerita Marineford, Luffy, Topi Jerami, dan kru Whitebeard berusaha menyelamatkan Ace dari eksekusi Marinir. Mereka pun berhasil.

Namun, ejekan Laksmana Akainu menarik Ace untuk kembali melindungi kehormatan Whitebeard. Tapi, Ace dikalahkan.

Akainu kemudian mengalihkan perhatiannya ke Luffy, yang memicu Ace bertindak sebagai tameng dan mengalami hantaman yang membunuh. Ace tewas.

Adegan kematian Ace ini meremukkan banyak hati penggemar One Piece sampai saat ini.

Baca Juga: Bakamla RI Kukuhkan 30 Rapala Karangasem Bali

Jiraiya — Naruto Shippuden

Jiraiya sudah tahu risiko menginvestigasi Akatsuki dan Pain sendirian di Naruto Shippuden. Tapi, dia dengan gagah berani tetap melaksanakan misi penting tersebut.

Sebagai mentor terpenting Naruto Uzumaki, Jiraiya memenangkan tempat khusus di hati para penggemar serial ini dan juga di Naruto. Kematiannya di tangan Pain memang mengejutkan dan menghancurkan.

Tapi, Jiraiya memastikan mengirimkan Fukasaku ke Konoha dengan membawa pesannya di saat sekarat. Isi pesan itu memberitahu pemimpin desa itu tentang bagaimana mengalahkan Pain.

Baca Juga: Ternyata Ini Rahasia Memiliki Suara Merdu Bak Penyanyi Terkenal, Simak Penjelasannya!

Caesar — JoJo’s Bizarre Adventure: Battle Tendency

Tak terbantahkan, kematian heroik Caesar Zeppeli adalah salah satu adegan yang paling dramatis di seluruh franchise JoJo’s Bizarre Adventure.

Sebelum meneui ajal di tangan penjahat Pillar Man Wamuu, Caesar meramas lip ring berisi antidote yang dibutuhkan Joseph Joestar dan memakai Hamon terakhirnya untuk melindunginya dari tangan Wamuu.

Seperti orang-orang Zeppeli sebelumnyal Caesar mati dengan cara pahlawan sementara membantu seorang Joestar untuk lebih dekat mengalahkan musuh bebuyutan mereka.

Baca Juga: Lowongan Kerja Posisi Teknik Elektromedik Lulusan D3 Dibuka Rumah Sakit Kramat 128

Zabuza dan Haku – Naruto

Sementara banyak kematian di serial anime asli Naruto, kematian pertama di layar, Zabuza Momochi dan Haku, telah terabadikan di sejarah anime.

Dampak adegan ini memperjelas kalau politik dan cara hidup di dunia Naruto itu jauh lebih rumit ketimbang dinamika sederhana “orang baik vs orang jahat”.

Alih-alih, Zabuza dan Haku dimanusiakan sebagai ninja biasa yang hanya melakukan apa yang harus mereka lakukan agar bisa bertahan hidup.

(Dari Berbagai Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *