Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

2 Pramugari dan 1 Pegawai BUMN Ditemukan Tewas di Kebakaran Glodok, Mobil Pramugari Ditemukan Utuh dan Barang Lainnya

Kolase foto Oshima Yukari, korban tewas kebakaran glodok dan mobilnya yang ditemukan utuh
Kolase foto Oshima Yukari, korban tewas kebakaran glodok dan mobilnya yang ditemukan utuh (Foto: instagram.com/osimayukari dan YouTube Liputan 6)

Jabodetabek.id – Tim DVI RS Polri Kramat Jati telah berhasil mengidentifikasi tiga korban kebakaran yang terjadi di Glodok Plaza, Jakarta Barat, pada Rabu 15 Januari 2025. 

Para korban diketahui berasal dari berbagai latar belakang profesi, termasuk pramugari dan pegawai BUMN. 

Salah satu korban yang berhasil diidentifikasi adalah Zukhi Fitria Rahdja, pria berusia 42 tahun.

Identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan DNA.

“Korban merupakan pegawai BUMN,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat, 24 Januari 2025. 

Ia juga menyampaikan bahwa jenazah Zukhi akan diserahkan kepada keluarga pada hari yang sama untuk diterbangkan ke Pekanbaru.

Mobil Milik Pramugari Ditemukan di Lokasi

Salah satu korban lainnya, Oshima Yukari, yang merupakan seorang pramugari, dilaporkan ikut menjadi korban kebakaran tersebut. 

Mobil putih milik Oshima ditemukan di lantai 7 Glodok Plaza pada Kamis 23 Januari 2025.

Meski sebagian mobil tampak utuh dan masih bisa dikendarai, terdapat beberapa bagian yang menunjukkan bekas terbakar. 

Di dalam mobil, barang-barang pribadi milik Oshima, seperti kotak, kertas, dan minuman kaleng, juga masih terlihat utuh.

Berdasarkan catatan karcis parkir yang masih berada di mobil, Oshima diketahui memasuki Glodok Plaza pada Rabu 15 Januari 2025 pukul 18.43 WIB. 

Ia tercatat berada di lantai 8 bersama tiga orang temannya untuk menghadiri acara ulang tahun.

Dari keempat orang tersebut, satu orang berhasil selamat dan sedang dirawat di rumah sakit.

Kesedihan Keluarga Korban

Ayah Oshima, Edi Sunarsono (68), mengungkapkan perasaannya setelah mengetahui anaknya masuk dalam daftar orang hilang akibat kebakaran. 

“Kami masih berharap semoga Oshima selamat. Siapa tahu ada keajaiban dari Tuhan. Tapi jika memang sudah menjadi jasad, saya ikhlas dan akan kami bawa pulang ke Kendal,” ujarnya melalui sambungan telepon pada Sabtu, 18 Januari 2025.

Edi, yang akrab disapa Soni, menambahkan bahwa Oshima telah menjalani profesi sebagai pramugari selama 10 tahun. 

Selama berada di Jakarta, Oshima tinggal bersama tantenya. 

Sebagai ayah, Edi merasa kehilangan yang sangat mendalam, tetapi ia berusaha tegar untuk menerima kemungkinan terburuk.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *