
Jabodetabek.id – Jagat maya saat ini sedang dihebohkan oleh video yang memperlihatkan warga menyerang tenaga kesehatan (nakes) dan merusak fasilitas di RS HKBP Balige Toba, Sumatera Utara (Sumut).
Video yang viral di media sosial itu terlihat ada empat orang yang menganiaya nakes.
Plt Direktur Rumah Sakit HKBP Balige, Benny Sinaga membenarkan peristiwa tersebut.
Dia mengatakan, keluarga pasien menuding nakes tidak bisa menangani pasien di rumah sakit pada 9 Oktober 2021 pukul 23.00.
Baca juga : Ketua Persit KCK XVII Cenderawasih Berikan Arahan dan Kunjungi Pos TNI di Puncak Jaya
Tapi, keluarga pasien justru mendatangi rumah sakit dan menanyakan kenapa pasien tidak bisa ditangani. Lalu tidak lama tiba-tiba terjadi pemukulan terhadap nakes.
Benny juga mengatakan, ada empat orang yang melakukan penyerangan terhadap nakes dan pihak pengamanan.
Bukan hanya itu saja mereka juga merusak fasilitas instalasi gawat darurat (IGD).
Dari informasi yang ada diketahui jika pasien yang dibawa itu berinsial GS.
Baca juga : Gadis Belia Pemandu Karaoke, Sekali Sewa Setor Rp50 Ribu ke Mamih
Dia langsung dilarikan ke rumah sakit karena kecelakaan. Sedangkan karena sesuai prosedur pemeriksaan, GS saat itu masih di bawah pengarus minuman alkohol.
“Jadi kelompok pemuda ini datang tanpa melihat apa yang sudah kami kerjakan. Dia mempertanyakan, kita tidak memberikan pelayanan,” kata Benny, Selasa (12/10).
“Dokter itu sudah memberikan sakit nyeri. Pasien ini datang dengan kondisi gelisah. Itu wajar karena dia cidera kepala,” katanya.
Benny pun memutuskan menyerahkan kasus ini ke kepolisian untuk lebih lanjut.
Dari laporan yang diterima, Kapolsek Balige, AKP Agus Salim Siagian mengatakan RS HKBP Balige sudah melapor.
Dalam waktu dekat, polisi akan memanggil warga yang diduga melakukan penganiayaan tersebut.
“Kami akan gelar perkara untuk menentapkan siapa saja tersangka yang ditetapkan. Sementara kami masih melakukan penyelidikan,” katanya. (Dari berbagai sumber).













Leave a Reply