
Jabodetabek.id – Musibah bisa menimpa siapa pun, kapan pun, dan di mana pun tanpa kita ketahui sebelumnya. Dan kita sebagai manusia tidak bisa menghindari akan hal itu.
Allah SWT sendiri sudah jauh-jauh hari menegaskan bahwa manusia pasti akan dijui oleh-Nya dengan berbagai bentuk musibah.
Manusia bertugas melakukan upaya-upaya lahir maupun batin untuk bisa menghindari musibah maupun marabahaya dunia.
Selain dengan cermat dalam menyikapi fenomena alam, kita juga harus mengamalkan doa agar bebas dari musibah.
Diriwayatkan dalam Hadits Abu Daud dan juga Tirmidzi dari Ustman bin Affan radhiyallahu ‘anhu, beliau pernah mendengar Rasulullah menganjurkan sebuah doa agar terhindar dari musibah, yaitu:
Baca Juga: Panglima TNI: Vaksinasi Terbukti Ampuh Lindungi Masyarakat dari Dampak Terburuk Covid-19
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillahilladzi la yadhurru ma’asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami’ul ‘alim
Artinya: “dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Selain doa di atas, doa yang dapat Anda amalkan agar bebas dari musibah dan marabahaya dunia adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Panglima TNI: Vaksinasi Terbukti Ampuh Lindungi Masyarakat dari Dampak Terburuk Covid-19
اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَاوَعَذَابَ الآخِرَةِ،غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ
Allāhummaftah lanā abwābal khair, wa abwābal barakah, wa abwāban ni’mah, wa abwābar rizqi, wa abwābal quwwah, wa abwābas shihhah, wa abwābas salāmah, wa wa abwābal ‘āfiyah, wa abwābal jannah. Allāhumma ‘āfinā min kulli balā’id duniyā wa ‘adzābil ākhirah, washrif ‘annā bi haqqil Qur’ānil ‘azhīm wa nabiiyikal karīm syarrad duniyā wa ‘adzābal ākhirah. Ghafarallāhu lanā wa lahum bi rahmatika yā arhamar rāhimīn. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūn, wa salāmun ‘alal mursalīn, walhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn.
Artinya: “ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al Quran yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai, zat yang maha pengasih. Maha suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.”
Semoga hari-hari Anda bebas dari musibah. Semoga kita semua dicatat oleh Allah sebagai hamba-hamba yang selamat baik di dunia maupun kelak di akhirat. Amin.
(Dari Beerbagai Sumber)















Leave a Reply