
Jabodetabek.id – Info tenyang bentroknya sesama warga memang bukan untuk yang pertama kalinya di Indonesia saat ini, masih ada daerah yang terjadi peristiwa bentrokan antar warga ini. Salah satunya di Kota Jayapura, Papua.
Bentrok antar warga kali ini terjadi di Jalan Baru Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua.
Dan bentrokan ini mengakibatkan tiga orang terluka. Dalam hal ini polisi menegaskan, bentrokan yang terjadi tidak ada kaitannya dengan suku.
Baca juga : Jokowi Kunjungan Kerja ke Kalsel, Resmikan Pabrik Biodiesel dan Jembatan Sei Alalak
“Kedua warga yang terlibat keributan yaitu kelompok masyarakat Papua yang berada di belakang Ramayana, dengan kelompok masyarakat pendatang yang berdomisili di sekitar Jalan Baru Abepura saling menyerang. Dan saya tegaskan ini tidak mewakili suku,” kata Kapolresta Jayapura Kombes Gustav R Urbinas, Rabu (20/10) Malam.
Ini terjadi saat salah satu warga Papua yang jatuh lalu ke kios pertigaan dekat eks Wong Solo dan diberikan bantuan untuk diobati. Itu sekitar pukul 21.20 WIT.
Tapi saat kembali dari situ, orang tersebut menyampaikan kepada warga kalau kena pukul. Hal ini yang menjadi pemicu keributan sampai pelemparan ke kios tersebut.
Baca juga : Tragis, 3 Pemuda di Lampung Tewas Tenggelam Saat Ingin Foto Selfie
“Setelah melakukan pelemparan ke kios itu, masyarakat sekitar yang berjualan melihat hal tersebut dengan spontan dan merespons untuk membantu, dan terjadilah saling lempar,” jelasnya.
Untuk kejadian dan dengan kronologis yang sudah dijelaskan, pihak kepolisian akan dalami persoalan ini dan akan dilakukan pemeriksaan serta kedua belah pihak akan dipertemukan.
“Dari kejadian itu, ada tiga korban luka ringan yaitu pemilik kios, anaknya kena lemparan batu yang saat ini dalam penanganan medis di RS AL Hamadi. Sedangkan saudara kita dari masyarakat Papua dua orang diobati di RS Bhayangkara yang didampingi oleh Kapolsek Abepura. Dan untuk lukanya ada yang kena lempar dan yang satunya kena panah di lengan, tapi sudah dilakukan operasi ringan untuk dicabut. Sementara dua orang tersebut sedang beristirahat di RS Bhayangkara,” jelasnya.
Polisi juga sudah melerai kedua pihak, adn sekitar pukul 23.00 WIT situasi aman dan kondusif.
Lalu kedua kelompok sudah kembali ke tempatnya, polisi juga sudah memberikan imbauan supaya tidak melanjutkan aksi-aksi.
“Kalaupun kedua belah pihak inginkan proses hukum, ya kita akan proses hukum, makanya dari awal kita akan memintai keterangan dulu, termasuk kita akan cek yang diobati dan akan meminta visum masing-masing,” jelas Gustav.
Satu regu personel Polresta Jayapura bersama satu regu Brimob Polda Papua dan satu regu tim Charli ditempatkan di lokasi kejadian.
Itu pun dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kembali hal-hal yang tidak inginkan. (Dari berbagai sumber).










Leave a Reply