Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Jangan Asal Download! Aplikasi Squid Game Abal-Abal Mengandung Malware

Jabodetabek.id – Penjahat siber ternyata turut memanfaatkan popularitas serial Squid Game. Peneliti keamanan menemukan aplikasi Squid Game abal-abal yang digunakan untuk menyebarkan malware di Google Play Store belum lama ini.

Aplikasi nakal tersebut telah diunduh 5.000 kali di Play Store yang menawarkan wallpaper bertema Squid Game.

Peneliti dengan handle @ReBensk pertama kali menemukan aplikasi terus yang kemudian melaporkan temuannya ke Google dan kini aplikasi nakal tersebut sudah dihapus oleh Google.

Baca Juga: Sudah Coba Lensa Squid Game Robot Doll di Snapchat? Berikut Cara Memainkannya!

Peneliti malware dari ESET Lukas Stefanko turut menganalisis aplikasi tersebut dan menemukan, malware Joker yang dikenal berbahaya untuk ponsel Android dibawa aplikasi Squid Game tidak resmi itu.

Mereka berpotensi menjadi korban penipuan iklan atau didaftarkan ke layanan SMS premium yang mahal tanpa sepengetahuan mereka, jika ada pengguna yang mengunduh aplikasi Squid Game yang sudah terinfeksi malware Joker.

Stefanko mengatakan saat ini ada lebih dari 200 aplikasi terkait Squid Games yang beredar di Play Store.

Sebab saat ini tidak ada aplikasi Squid Games yang resmi, celah ini dimanfaatkan oleh pengembang aplikasi untuk mendapatkan uang lewat iklan di dalam aplikasi.

Baca Juga: Penggemar Drama Korea ‘Squid Game’ Perlu Tahu 3 Hal yang Tak Terduga Ini

Salah satu aplikasi tidak resmi yang ditemukan Stefanko adalah ‘Squid Games–The Game’ yang menawarkan game ala permainan Red Light, Green Light yang ada di episode pertama serial asal Korea Selatan itu.

Game itu sudah diunduh lebih dari satu juta kali dalam waktu 10 hari meski gameplay yang ditawarkan sangat sederhana.

Stefanko mengatakan ia menemukan banyak aplikasi Squid Games tidak resmi yang menampilkan banyak di iklan di dalam aplikasinya, walau game itu bukan aplikasi berbahaya.

Tapi Stefanko tetap mengingatkan jika ingin mengunduh aplikasi Squid Game pengguna Android diharap untuk berhati-hati

Ia mengatakan pencipta malware sebelumnya sering menunggangi popularitas sebuah fenomena yang viral untuk menyebarkan malware, jadi cukup masuk akal jika oknum seperti ini ikut memanfaatkan popularitas Squid Game.

Stefanko mencontohkan bagaimana penjahat siber sebelumnya memanfaatkan popularitas game seperti Fortnite dan Pokemon Go, serta aplikasi tracker COVID-19.

Biasanya Google selalu mengecek keamanan aplikasi sebelum dan sesudah diunggah ke Play Store, tapi pencipta malware selalu mencari celah untuk mengelabui protokol keamanan Google.

“Tetap saja, jika saya akan menginstal salah satu aplikasi tidak resmi, saya akan menyarankan pengguna untuk membawa ulasan dari orang lain yang mungkin akan mengungkap seperti apa aplikasi itu,” ujarnya. (Dari Berbagai Sumber) 

Ilustrasi. Aplikasi Squid Game abal-abal mengandung malware berbahaya merajarela
Ilustrasi. Aplikasi Squid Game abal-abal mengandung malware berbahaya merajarela (Foto: Dok Net/ Istimewa )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *