Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Round 4: Waspada Kekuatan Mematikan Sampai Banding Pemain Mahal

Kapten Timnas Arab Saudi, Salem Al Dawsari dikabarkan mengalami cedera jelang laga melawan Timnas Indonesia di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kapten Timnas Arab Saudi, Salem Al Dawsari dikabarkan mengalami cedera jelang laga melawan Timnas Indonesia di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram.com/@29salem)

Jabodetabek.Id – Tak lama lagi, Timnas Indonesia akan menghadapi laga yang akan menentukan sejarah baru bagi sepak bola nasional.

Pertemuan kontra Arab Saudi di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dijadwalkan akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Kamis, 9 Oktober 2025 mendatang.

Bagi skuad Garuda, laga ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan kesempatan emas untuk membuktikan konsistensi setelah sebelumnya berhasil menahan imbang 1-1, dan bahkan menang 2-0 atas tim berjuluk Green Falcons pada babak sebelumnya di Round 3.

Catatan positif itu membuat fans Tim Garuda optimistis, sekaligus menaruh harapan besar pada pasukan juru taktik anyar, Patrick Kluivert.

Di sisi lain, kabar mengejutkan datang dari kubu Arab Saudi, kapten mereka, Salem Al Dawsari, dilaporkan mengalami cedera panggul jelang laga sengit itu.

Pemain yang menjadi motor serangan klub Arab Saudi, Al Hilal itu bahkan absen saat klubnya menang tipis 3-2 atas Nasaf di Liga Champions Asia.

Kondisi ini menimbulkan spekulasi besar, apakah sang kapten Timnas Arab Saudi itu bisa tampil penuh melawan Indonesia nanti? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Salem Cedera, tapi Ikut Latihan

Sejatinya, kini Arab Saudi sendiri sudah merilis daftar 27 pemain yang dipilih pelatih Herve Renard untuk menghadapi Indonesia dan Irak.

Meski cedera, Salem tetap dipanggil ke pemusatan latihan. Situasi ini menjadi tanda tanya, soal pengambilan risiko dari Renard yang kemungkinan akan memainkan kapten andalannya dalam laga penting melawan Garuda atau justru tidak.

“Meski begitu, staf medis Arab Saudi tetap memberikan izin kepada Salem guna mengikuti pemusatan latihan setelah dua hari beristirahat,” tulis media lokal Arab Saudi, Arriyadiyah, pada Selasa, 30 September 2025.

Waspada Kekuatan Mematikan

Al Dawsari dikenal sebagai winger kiri dengan statistik impresif yang tidak boleh dianggap remeh Timnas Indonesia.

Berdasarkan laporan Transfermarkt, musim lalu, ia mencetak 27 gol dan 18 assist untuk Al Hilal. Musim ini saja, dalam 4 laga, ia sudah menorehkan tiga assist.

Jika pulih, duel antara dirinya yang kemungkinan akan adu kekuatan dengan gelandang Timnas Indonesia, Yakob Sayuri di sisi kanan pertahanan, diprediksi menjadi salah satu momen sengit jalannya pertandingan di Round 4.

Selain Al Dawsari, Arab Saudi juga mengandalkan mengandalkan bek sayap andalan mereka, Saud Abdulhamid.

Bek kanan berusia 26 tahun yang kini merumput di RC Lens itu punya kemampuan bertahan sekaligus membantu serangan. Catatan satu assist dari lima laga Ligue 1 membuktikan kontribusinya.

Banding Nilai Skuad

Dari sisi valuasi pemain, Indonesia tercatat memiliki total nilai pasar sebesar 32,15 juta euro atau sekitar Rp546 miliar, sedikit lebih tinggi dibandingkan Arab Saudi yang berada di kisaran 30,6 juta euro atau sekitar Rp520 miliar.

Meski begitu, keunggulan nilai ini tidak serta-merta menjamin kemenangan, sebab Arab Saudi memiliki pengalaman panjang di ajang internasional termasuk Piala Dunia.

Jika dirinci, beberapa pemain Indonesia memiliki harga transfer yang tergolong cukup tinggi. Contohnya, kiper Emil Audero yang saat ini bernilai 3,2 juta euro atau sekitar Rp54,4 miliar.

Pada lini belakang, Jay Idzes menjadi yang termahal dengan 7,5 juta euro atau setara Rp127,5 miliar, disusul Kevin Diks dengan 5 juta euro dengan setara Rp85 miliar.

Di lini tengah, Thom Haye bernilai 1 juta euro atau sekitar Rp17 miliar, sementara di lini depan ada Ole Romeny dengan 1,2 juta euro atau sekitar Rp20,4 miliar.

Dari kubu Arab Saudi, kiper Mohammed Alyami memiliki nilai pasar 400 ribu euro atau setara Rp6,8 miliar.

Di sektor pertahanan, Saud Abdulhamid mencatat nilai 3 juta euro atau sekitar Rp51 miliar, dan Hassan Altambakti 1,6 juta euro atau mencapai Rp27,2 miliar.

Pada posisi gelandang, terdapat Musab Aljuwayr bernilai 4 juta euro atau sekitar Rp68 miliar, sedangkan penyerang Firas Al Buraikan menempati posisi teratas dengan nilai 4,5 juta euro atau setara Rp76,5 miliar.

Harapan Cemas Jelang Round 4

Dengan modal catatan positif di dua pertemuan terakhir, Timnas Indonesia punya alasan untuk percaya diri.

Tim Garuda juga mengharapkan kembalinya Ole Romeny ke dalam skuad mengingat sebelumnya yang sempat diterpa cedera.

Di sisi lain, peluang tidak hadirnya Al Dawsari juga bisa menjadi keuntungan bagi Garuda, tetapi kewaspadaan tetap mutlak bagi Patrick Kluivert dalam meracik permainannya.

Sebab, Timnas Indonesia tidak boleh lupa, lini serang Arab Saudi tetap dihuni pemain berbahaya seperti Firas Al Buraikan.

Pada akhirnya, laga dalam ajang Round 4 di Jeddah nanti bukan hanya soal taktik, tapi juga soal mental.

Jika mampu tampil disiplin, Timnas Indonesia berpeluang melanjutkan kejutan dan menjaga asa menuju Piala Dunia 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *