Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Mendikdasmen Siapkan Matematika Sejak TK, Warganet Sindir Soal Pelajaran Menghitung untuk Anak Usia Dini

Potret Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mukti yang menerapkan kebijakan pelajaran matematika untuk anak sekolah TK. Begini sorotan tajam warganet di media sosial.
Potret Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mukti yang menerapkan kebijakan pelajaran matematika untuk anak sekolah TK. Begini sorotan tajam warganet di media sosial. (Foto: Instagram.com/@abe_mukti)

Jabodetabek.Id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mukti menyatakan pihaknya akan menyiapkan pendidikan matematika untuk sekolah Taman Kanak-Kanak (TK).

Mukti menyebut, pelajaran matematika yang akan diterapkan sekolah TK adalah salah satu program prioritas Kementerian Dikdasmen.

“Penguatan pendidikan unggul, meliputi pendidikan matematika, sains, teknologi. Kami sudah merancang, Insya Allah pendidikan matematika itu dimulai dari sejak taman kanak-kanak,” ujar Mukti dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, pada Rabu, 6 November 2024.

Terkait pelajaran matematika untuk anak usia dini yang belajar di bangku sekolah TK, Mendikdasmen mengungkap pihaknya telah melakukan praktik uji coba.

Hal tersebut terkait tentang cara mengajarkan matematika untuk taman kanak-kanan saat melakukan kunjungan kerja di Palembang, Sulawesi Selatan.

“Kami pilih TK Angkatan Udara (di Palembang), supaya pendidikan Indonesia terbang tinggi, setinggi pesawat kita. Saya didampingi oleh Ibu Ketua Komisi X pada waktu itu,” tegas Mukti.

Mendikdasmen Nilai Kemampuan Berhitung Masyarakat Indonesia

Dalam kesempatan berbeda, Mendikdasmen Abdul Mukti pernah menuturkan pandangannya tentang kemampuan berhitung masyarakat Indonesia yang dinilai tergolong masih rendah.

Mukti menyatakan keinginannya untuk mengejar ketertinggalan skor Programme for International Student Assessment (PISA) dengan meningkatkan minat siswa di bidang numerasi.

“Numerasi kita masih rendah, bahkan sekarang di kalangan sebagian pelajar, matematika menjadi momok karena dibilang matematika ini untuk kita mati-matian,” terang Mukti dalam Peresmian Pameran Bulan Bahasa di Kantor Kemendikdasmen, pada Senin, 28 Oktober 2024.

“Jadi, kami mau buat matematika nantinya menyenangkan dan dapat diajarkan secara mudah,” tandasnya.

Berkaca dari kebijakan Mendikdasmen yang ingin memberlakukan pelajaran matematika untuk anak di sekolah TK, ternyata telah menarik perhatian warganet di media sosial.

Contoh Soal Matematika Untuk Anak Usia Dini

Tampak dalam konten-konten yang bertebaran di TikTok, banyak warganet yang menyindir keras tentang kebijakan dari Mendikdasmen tersebut.

Salah satunya, datang dari warganet dengan akun TikTok @Dino, yang menampilkan deretan soal matematika yang ditujukan kepada anak usia dini.

“Belajar bareng bocil (bocah kecil alias anak usia dini) yuk, Masya Allah semangat terus latihan soalnya,” tulis caption dalam konten TikTok @Dino yang tayang pada bulan Oktober 2024 lalu.

Unggahan tersebut pun ramai dipenuhi reaksi warganet yang menilai soal matematika terlalu berat untuk dikerjakan anak yang duduk di bangku sekolah TK.

“Perasaan TK dulu (saya) enggak begini,” ujar warganet di kolom komentar unggahan itu melalui akun TikTok @urmoonlight27.

“Ini soal UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer),” terang warganet dengan akun TikTok @digidaw.

“Yang kotak-kotak itu gimana maksudnya, kok saya jadi bodoh begini,” ungkap warganet lainnya dengan akun @libragirl.

Gambaran Sederhana Jika Matematika Dikerjakan Anak TK

Adapun selebgram kenamaan Indonesia, Jerome Polin yang terkenal jenius di bidang matematika pun turut menyindir kebijakan Mendikdasmen yang akan menyiapkan mata pelajaran matematika untuk anak TK.

“POV (point of view) mengajarkan matematika ke anak TK,” tulis Jerome dalam caption unggahan TikTok pribadinya @JeromePolin yang tayang pada 24 Oktober 2024.

Unggahan Jerome Polin itu pun ramai disorot warganet lainnya dengan memberikan penilaian kocak di kolom komentarnya.

“Satu mangga ditambah dua jambu ditambah satu nanas ditambah satu timun, sama dengan ngerujak,” ujar seorang warganet yang juga dibalas reaksi tertawa oleh Jerome Polin.

“Ini sih yang daftar TK langsung kuliah,” ungkap warganet lainnya melalui akun TikTok @ngertikamu.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *