
Jabodetabek.Id – Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) menuju Stasiun Tanah Abang yang sempat terganggu pada Jumat, 28 Juni 2026 pagi kini mulai bisa melintas.
Namun, kewaspadaan dan keamanan penumpang tetap diterapkan oleh pihak Commuter Line menyusul masih ada kerumunan orang yang bertahan di jalanan sekitar Palmerah-Tanah Abang.
Dalam video yang beredar, KRL yang melintas menuju Tanah Abang pada Jumat pagi diduga dilempar batu oleh orang tak dikenal.
Tutup Tirai dan Dugaan Pelemparan Batu
Sebuah video diunggah oleh akun Threads @raynatazkia, yang membagikan momen perjalanan KRL Stasiun Palmerah menuju Tanah Abang.
Selama perjalanan, jendela KRL tampak ditutup dengan tirai untuk mengantisipasi adanya serangan pelemparan acak dari luar.
“KRL udah bisa lewat Palmerah-Tanah Abang dan pas lewat, ada yang lemparin batu,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip pada Jumat, 28 Agustus 2026.
“Nangis banget, langsung panik segerbong wanita paling depan, sebelum jalan udah tutup semua tirai jendela juga,” lanjutnya.
Menurut pengunggah, saat itu keretanya melintas sekitar pukul 07.00 WIB.
“Setelah Stasiun Palmerah itu jalan raya masih ditutup dan di beberapa titik masih ada massa yang berkumpul, abis dilempar batu itu aku duduk gak berani liat ke luar lagi. Jadi, enggak tahu masih banyak atau enggak massanya,” terangnya.
Penyesuain KRL di Stasiun Palmerah
Dalam video lain yang diunggah oleh akun Threads @vitaaadamanik, KRL Green Line hanya bisa sampai Stasiun Palmerah dan kembali ke Rangkas Bitung.
“KRL Green Line pagi ini after demo. Pas mau tiba di Kebayoran, tiba-tiba announcer bilang pintu dibuka sebelah kiri, biasanya pintu dibuka selalu dari kanan,” tulis keterangan dalam video yang diunggah pada Jumat, 28 Agustus 2026 itu.
“Tiba di Stasiun Kebayoran, kereta masuk ke jalur yang enggak biasanya. Biasanya selalu di jalur yang ada kereta di depan. Lalu, kita semua disuruh petugas pindah kereta ke jalur 2,” sambungnya.
Saat tiba di Stasiun Palmerah, petugas memberikan peringatan untuk menutup kaca jendela kereta dengan tirai.
“Pas di Stasiun Palmerah, tiba-tiba petugas minta kaca ditutup. Agak panik sih kalau kereta ini sampai ketahan lagi,” imbuhnya.
Video tersebut kemudian memperlihatkan situasi di luar saat kereta berjalan.
“Massa masih banyak berkumpul di rel stasiun Palmerah dekat gedung DPR,” tambahnya.
Commuter Line Sebut Perjalanan KRL Mulai Aman
Pihak Commuter Line sempat mengeluarkan pengumuman bahwa pada KRL yang berangkat pukul 04.50 WIB tujuan Tanah Abang harus menunggu kondisi aman.
Kemudian dalam informasi lain yang diberikan, KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung PP pukul 07.10 WIB sudah bisa melintas dengan normal.














Leave a Reply