
Jabodetabek.Id – Pihak pemerintah melalui BPJS Kesehatan membenarkan bahwa koruptor Harvey Moeis dan isterinya artis kaya Sandra Dewi, menjadi peserta penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.
Hal tersebut merespon kabar yang beredar di media sosial X sejak Sabtu (28/12/2024) kemarin, bahwa tersangka kasus korupsi timah ratusan triliun tersebut menjadi peserta PBI BPJS Kesehatan Kelas 3.
Kabar itu menghebohkan dunia maya koruptor Harvey Moeis yang sudah merugikan negara hingga Rp 300 triliun, dan sang istrinya Sandra Dewi, yang merupakan seorang selebriti kaya, juga kerap tampil mewah serta glamour.
Tetapi, parahnya justru iuran BPJS Kesehatan mereka dibayarkan oleh pemerintah yang sekarang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.

Atas informasi itu, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, membenarkan bahwa Harvey Moeis dan Sandra Dewi menjadi peserta PBI APBD BPJS Kesehatan.
Tetapi, Rizzky belum mau mengungkapkan sejak kapan keduanya terdaftar sebagai peserta PBI APBD BPJS Kesehatan dan apakah mereka sempat menggunakan manfaat dari kepesertaan BPJS Kesehatan tersebut.
“Dari hasil pengecekan data kita, nama yang bersangkutan masuk ke dalam segmen PBPU Pemda Pemprov DKI Jakarta,” terangnya kepada wartawan, Minggu (29/12/2024).
Meski begitu, Rizzky berkilah bahwa PBI APBD pada BPJS Kesehatan berbeda dengan PBI Jaminan Kesehatan (JK) yang hanya diperuntukkan khusus untuk masyarakat miskin.
Agar dapat menjadi peserta PBI APBD, tidak harus berasal dari masyarakat miskin. Karena, peserta segmen PBI APBD didaftarkan oleh masing-masing pemerintah daerah (pemda), dan iurannya dibayarkan oleh pemda menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing pemda.
“Dalam segmen ini, persyaratannya tidak harus fakir miskin maupun orang yang tidak mampu, melainkan seluruh penduduk pada suatu daerah yang belum terdaftar sebagai peserta Program JKN dan bersedia diberikan hak kelas 3,” kilahnya.
“Nama-nama yang termasuk dalam segmen PBPU Pemda ini, sepenuhnya ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat,” katanya lagi.

Sedangkan, untuk segmen PBI JK yang khusus masyarakat miskin, hanya masyarakat yang namanya terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos) yang boleh menjadi peserta. Lantaran didaftarkan oleh pemerintah pusat, maka iuran segmen PBI JK ini dibayarkan juga oleh pemerintah pusat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Daftar nama-nama peserta pada segmen ini mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan diperbarui secara berkala,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Viral di media sosial foto tangkapan layar memperlihatkan Sandra Dewi dan Harvey Moeis diduga peserta BPJS PBI atau Penerima Bantuan Iuran. Kabar ini dibagikan oleh Youtuber Ferry Irwandi di X.
Dalam unggahan viral itu, nama Harvey Moeis berada di bagian atas dengan keterangan keanggotaan BPJS ‘peserta (PBI (APBD))’ dan Sandra Dewi di bawah dengan keterangan ‘istri (PBI (APBD)). Keduanya tercatat sebagai peserta BPJS Kelas 3.
Tertera juga di situ tanggal lahir keduanya. Harvey Moeis tercatat lahir pada 30 November 1985, sedangkan Sandra Dewi lahir pada 8 Agustus 1983.
Unggahan tersebut ramai disorot netizen. Sudah lebih dari 1,5 juta pengguna X memberi perhatian pada cuitan yang mengejutkan ini. Meski belum diketahui kebenarannya, netizen mengaitkan keanggotaan BPJS Kesehatan tersebut dengan vonis Harvey Moeis.
“Kalau keg gini boleh ga sih doain yang terburuk dunia akhirat buat mereka ??? Kek waaaahhhhhh,” tulis Ben Data ???????????????????? @Bendata99
“Anjing emang, bang gua bujang gaji umr tiap awal bulan kudu bayarin bpjs emak sama adik gw. Selama bertahun², gak seberapa tapi kalo tau yang diatas bagini kek sesek aja rasanya ancok,” tulis ·01:54 @RidhaTurid.
“Anjing!! Gw sebagai nakes marah banget ama dua bajingan koruptor ini. Org desa aja gak kebagian pbi karena udah diembat sama perangkat desa, malah fasilitas ini dipake org tajur juga,” tulis Devanoar @Devanoar.
“Idihh malu sama bapak gue yg pensiunan tukang sayur dari tahun 2015 daftar bpjs mandiri meskipun kelas 3, setiap bulan bayar sampe sekarang. Semoga binasa di dunia dan neraka kau KORUPTOR!!!” tulis ka @Kawan__V.

“Memiskinkan diri. Gua orang biasa gak ada. Semoga menjadi doa beneran atas kelakuannya. Gua lebih kaya dari dia ????,” tulis cupacup @miracleflowww
“anjayy kelas 3, ternyata mereka semiskin itu. iyaa kali ambil kelasnya sama kayak kita kita, bahkan diantara kita pun ada yg ambil kelas 1 atau 2. kocak betull negara ini HAHAHAHAHA,” tulis berlian @loeyaaraaa.
“Semua bisa diatur asal lu punya ordal wkwkwk. Kek bantuan kelurahan aja, banyak orkay yg dapat karena kerabat lurah,” tulis Rurouni @joehelmiy.
“sering bgt berkoar2 soal ini tapi entahlah mungkin kurang menarik dimata orang. BANYAK orang mampu pakai PBI, pertanyaanku KOK BISA??? sudah seharusnya semua penerima PBI didata ulang,” tulis Getjzebulon @Getjzebulon24.
“Busyet dah, gue juga punya asuransi pribadi… Sblm bpjs diwajib kan gue secara sadar ikut yg kelas 1 dgn pemikiran itung² sedekah bantu yg membutuhkan ????♂️ Ini uangnya ratusan milyar koq malah ikut yg plg kecil iurannya??,” tulis bib ‘Mbut @badonci_

“Enak sekali ya jadi koruptor kelas kakap????????. Kalau maling motor dan ditangkap pasti dipukulin warga, kalau koruptor pas ditangkap mukanya masih mulus ????????. Nih bpjs juga di tanggung pemerintah pula. Josss tenan,” tulis Kartiko @babikurma29.
Sebagai tambahan, banyak orang penasaran apa makna di balik PBI yang tercatat dalam data BPJS Kesehatan diduga milik Harvey Moeis dan Sandra Dewi.
Arti BPJS PBI
BPJS PBI dimaknai sebagai Penerima Bantuan Iuran. Peserta BPJS PBI meliputi orang yang tergolong fakir miskin dan orang yang tidak mampu menurut data dari Dinas Sosial.
Untuk biaya iuran bulanan tidak dibebani ke peserta BPJS PBI, melainkan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.














Leave a Reply