Jabodetabek.id

Hadirkan Fakta-Realita dan Anti Hoax

Persiapan Menjadi Thanos di Squid Game 2, T.O.P Eks BIGBANG Lakukan Banyak Riset Tentang Pecandu Narkoba

T.O.P Eks BIGBANG menceritakan bagaimana bisa mendapatkan peran sebagai Thanos di Squid Game 2
T.O.P Eks BIGBANG menceritakan bagaimana bisa mendapatkan peran sebagai Thanos di Squid Game 2 (Foto: Netflix)

Jabodetabek.id- Nama mantan member boyband KPop BIGBANG, T.O.P atau Choi Seung-hyun menarik perhatian sejak diumumkan bakal berperan di Squid Game 2.

Menyusul kesuksesan season pertama yang tayang pada September 2021 oleh Netflix, Squid Game 2 pastinya sangat dinantikan oleh penonton setianya.

Namun, kontroversi muncul bahkan sejak lineup aktor diumumkan di mana T.O.P dikonfirmasi ikut berakting di dalamnya.

Di Squid Game 2, T.O.P berperan sebagai Thanos, seorang rapper yang gagal dalam kariernya dan menumpuk banyak hutang karena kerugian investasi kripto.

Ia juga diceritakan sebagai pecandu narkoba, makin mengingatkan netizen pada masa lalu T.O.P yang pernah tersandung kontroversi obat-obatan terlarang.

Pada 2017 lalu, di tengah masa wamilnya, T.O.P terbukti sempat merokok ganja sebanyak 4 kali dan membuatnya divonis dengan hukuman 10 bulan penjara dan 2 tahun masa percobaan.

Tentang karakter Thanos yang diperankan oleh T.O.P

Thanos dideskripsikan sebagai karakter yang semua hal tentangnya terasa berlebihan.

“Dia agak bodoh, menyedihkan, rapper yang gagal, dan memiliki pemikiran sederhana,” kata T.O.P dalam interview Netflix bersama media pada Rabu, 15 Januari 2025.

“Ciri-ciri itu semua muncul saat dia melakukan rap di adegan permainan ‘Red Light, Green Light’ yang menunjukkan adegan rap konyol dan aneh,” imbuhnya.

T.O.P juga membagikan kalau lirik rap dalam salah satu adegan di Squid Game 2 itu sudah ditulis oleh sutradara dan dirinya melakukan banyak diskusi untuk membangun karakternya.

“Sutradara menulis bagian rapnya, tapi saya pikir kalau akan lebih baik jika dia (Thanos) akan terlihat lebih bodoh dan agak mengerikan,” kata T.O.P.

“Saya pikir saya bisa mengungkapkan perasaan sebagai seorang pecundang dari Thanos, saya dengan cermat menciptakan karakter sambil berkoordinasi dan mendiskusikan masing-masing karakter dengan sutradara,” ujarnya.

Menurutnya, Thanos adalah karakter mirip badut yang dapat membangkitkan situasi di mana akan akan ada orang yang ketakutan.

T.O.P juga mengatakan kalau ia melihat Thanos sebagai orang yang usia mentalnya seperti karakter Shin Chan.

Dengan usia aslinya di akhir 30 tahun ia merasakan malu untuk bertingkah seperti yang ada di naskah, namun di sisi lain juga menganggapnya sebagai kekuatan yang dimiliki oleh Thanos.

T.O.P riset tentang perilaku orang kecanduan obat-obatan

T.O.P menjelaskan kalau Thanos sudah kecanduan dengan obat-obatan yang memiliki efek tingkat halusinasi tinggi.

Untuk bisa membuat penampilan Thanos sesuai dengan keadaan nyata, T.O.P mengatakan kalau ia riset tentang obat-obatan itu.

“Saat menyiapkan karakter ini, saya meneliti dan mengamati orang-orang yang bergantung pada narkoba,” kata T.O.P.

Hal itu membantu T.O.P untuk memperlihatkan bagaimana aspek psikologis dari pecandu narkoba, seperti kecemasan dan gugup saat menjumpai sesuatu.

“Ketika saya mencarinya, saya menemukan bahwa orang yang menggunakan obat-obatan tersebut mengalami banyak kerusakan gigi,” kata T.O.P mulai menjelaskan.

“Ada jenis rap dalam hip-hop Amerika Selatan yang disebut mumble rap, yang berantakan karena pengucapannya yang tidak bagus,” ujarnya.

“Kami sambil berdiskusi bahwa ‘Thanos mungkin akan berbicara seperti mumble rap’ dan ketika dia menggunakan narkoba, dia menjadi karakter yang memiliki tensi tinggi karena dirinya sendiri, dan menurut saya dia adalah karakter yang tidak realistis,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan dirinya berusaha untuk menunjukkan perbedaan antara Thanos yang tidak menggunakan obat-obatan dan saat ia mengonsumsinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *