
Jabodetabek.Id – Presiden Prabowo Subianto bersama beberapa menteri menggelar konferensi pers di Istana Merdeka pada Senin, 17 Januari 2025.
Usai rapat kabinet terbatas yang ia pimpin tersebut, Prabowo memberi update terbaru mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG).
Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu program prioritas Kabinet Merah Putih yang telah dilaksanakan sejak 6 Januari 2025.
Program Makan Bergizi Gratis Membantu Perputaran Uang Hingga Tingkat Desa
Dalam konferensi pers tersebut, Prabowo mengatakan jika MBG mampu mendorong daya saing perekonomian nasional.
“Sudah ada laporan bahwa produksi beras kita meningkat secara signifikan,” ujar Prabowo.
“Kebijakan-kebijakan yang mendorong daya saing untuk transformasi ekonomi kita yang pertama tentunya program Makan Bergizi Gratis,” imbuhnya.
“Diperkirakan akan meningkatkan pertumbuhan di seluruh daerah-daerah di negara kita karena uang berputar di desa, di kecamatan, di kabupaten,” pungkasnya.
Harapan Perputaran Uang di Usaha Desa dari MBG
Sebelumnya, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria menyatakan jika peran desa dalam MBG sangat diperlukan.
“Pak Prabowo minta agar seluruh kebutuhan MBG dipasok dari desa-desa,” kata Ahmad Riza usai menghadiri pembukaan HUT KE-17 Silaturahmi Nasional Gema Desa di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu, 1 Februari 2025.
Keikutsertaan desa-desa sebagai pemasok kebutuhan Makan Bergizi Gratis atau MBG juga diharapkan bisa memberikan dampak secara finansial.
Pertumbuhan ekonomi yang berasal dari program MBG ini diperkirakan bisa meningkat 4 hingga 7 kali lipat.
Hal tersebut mungkin terjadi karena ada perputaran uang di usaha desa atau BUMDES tersebut selama berpartisipasi di program MBG.
“Karena itu, harapannya seluruh desa siap menyambut program ini, jadi subyek pembangunan desa,” terangnya.
Dengan kenaikan perputaran uang, pemerintah berharap pula pada peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat desa.
Ada Aturan Tentang Desa yang Mendukung Ketahanan Pangan
Ahmad Riza menambahkan jika pemerintah telah memiliki aturan mengenai keikutsertaan desa dalam ketahanan pangan.
Penggunaan dana desa diatur dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2023.
“Dalam Permendes, sekurangnya minimal 20 persen untuk ketahanan pangan,” ujar Ahmad Riza.
“Desa mendukung program ketahanan pangan, mendukung swasembada pangan,” imbuhnya.
Target Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Untuk pelaksanaan MBG, target periode pertama MBG dimulai Januari hingga April 2025 dengan target 3 juta penerima manfaat.
Untuk periode kedua, target penerima manfaat adalah 6 juta yang akan berlangsung dari April hingga Agustus 2025.
Kemudian sampai akhir tahun, target penerima manfaat sejumlah 15 juta orang dengan anggaran yang minim.
Saat menyampaikan sambutannya di HUT Partai Gerindra ke-17 di SICC Bogor, Sabtu, 15 Februari 2025, Prabowo memuji kinerja BGN yang menurutnya telah gerak cepat.
Karena itu, ia mengatakan kalau sampai akhir Juli 2025 nanti target penerima manfaat MBG minimal sebanyak 6 juta orang.
Dalam laporan yang ia terima, sudah ada 770 ribu penerima manfaat yang menikmati program Makan Bergizi Gratis.
“Saya diberitahu bahwa berapa hari ini sudah sampai 770 ribu anak dan akhir bulan Februari sudah sampai 1 juta dan seterusnya,” kata Prabowo.
“Diharapkan akhir Juli sudah sampai 6 juta minimal,” ucapnya.














Leave a Reply