
Jabodetabek.Id – Polda Jawa Barat masih terus mendalami kasus penyekapan dan penganiayaan berat yang dilakukan oleh tersangka pelaku Taufik Hidayat.
Korban Taufik, perempuan berinisial YTR masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Mengenai kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Taufik, kepolisian dari Polda Jawa Barat menyatakan memerlukan waktu untuk melakukan pendalaman.
“Masih banyak yang harus kami dalami, masih banyak yang harus kami gali, dan masih banyak yang harus kami sinkronisasi terkait dengan hasil penyelidikan dan penyidikan,” ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan kepada awak media di Bandung pada Rabu, 24 Juni 2026.
Korban Masih dalam Pemulihan, Informasi Minim
Hendra mengatakan bahwa YTR masih belum bisa memberikan banyak keterangan karena kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya.
“Pemulihan korban saat ini masih dalam on proses di RSHS Bandung. Dengan kondisi yang sampai saat ini masih minim kita dapatkan informasi dengan kondisi yang memang masih belum 100 persen,” ujar Hendra.
Salah satu penyelidikan yang digali oleh kepolisian adalah di mana saja lokasi penyekapan dan penyiksaan hingga kemungkinan adanya tindakan pelecehan seksual.
“Itu yang sedang kami gali, sedang kami dalami karena beberapa keterangan yang masih sangat minim dari korban saksi belum ada kesesuaian,” jelasnya.
“Atas dasar ini, kami perlu waktu untuk mendalaminya lagi,” sambungnya.
Masih Selidiki Korban Lain Taufik Hidayat
Adapun mengenai jumlah korban, polisi membuka pengaduan jika ada korban selain YTR.
Pasalnya, sejumlah postingan di media sosial mengungkap ada korban lainnya.
“Ada postingan-postingan di media sosial yang kita terima mengaku sebagai korban dan kita lakukan keterbukaan informasi publik ini,” terang Hendar.
Hendra menambahkan bahwa ada call center yang bisa dihubungi dan mengungkapkan belum ada laporan korban lain yang diterima.
“Silakan laporkan kepada kami dan call center kami di kantor Polda Jabar atau lewat 110. Kami juga memonitor di media sosial, tapi secara fakta, belum ada laporan sampai ke meja kami,” tegasnya.
Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR oleh Taufik Hidayat
Kasus ini terungkap saat kakak korban menerima pesan dari orang tak dikenal yang mengatakan bahwa YTR berada di IGD Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada 12 Juni 2026.
Kakak korban kemudian menemukan korban YTR dalam keadaan luka berat di kepala dan wajah, serta beberapa luka lainnya di tubuh.
Keluarga dan YTR sendiri putus komunikasi selama 3 tahun dan diduga penganiayaan oleh Taufik dilakukan dalam periode waktu tersebut.
Dalam kasus tersebut, Taufik ditetapkan sebagai tersangka dan sempat buron menjadi DPO selama beberapa hari sebelum akhirnya ditangkap di daerah Majalaya pada Selasa, 23 Juni 2026.














Leave a Reply